Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Pilpres AS 2020: Dulu Mendukung, Kini Kanye West Tantang Donald Trump

Kanye West berkata, dirinya mengikuti Pilpres Amerika untuk memenangkannya, bukan membantu Trump.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 08 Juli 2020  |  22:56 WIB
Pilpres AS 2020: Dulu Mendukung, Kini Kanye West Tantang Donald Trump
Kanye West menyatakan minatnya untuk menjadi presiden AS. Pernyataannya menduduki topik teratas di Twitter meskipun masih belum diketahui soal keseriusannya. (Bloomberg)
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Penyanyi rap asal Amerika Serikat (AS), Kanye West, menyatakan bahwa dirinya akan pecah kongsi dengan Presiden Donald Trump.

Hal tersebut menyusul rencananya maju nyapres di Pemilu Presiden Amerika 2020.

Kanye West berkata, dirinya mengikuti Pilpres Amerika untuk memenangkannya, bukan membantu Trump. Oleh karenanya, agar tidak ada konflik kepentingan, dirinya akan berhenti mendukung Donald Trump.

"Saya melepas 'topi merah' saya," ujar Kanye West ketika diwawancarai Forbes, dikutip dari Reuters, Rabu (8/7/2020).

Topi merah yang dimaksud Kanye West adalah topi "Make America Great Again". Make America Great Again, atau biasa disingkat MAGA, adalah slogan Trump saat mencalonkan dirinya sebagai Presiden Amerika pada tahun 2016. 

Kanye West sendiri adalah pendukung utama Trump saat itu. Dia terang-terangan menunjukkan keberpihakannya pada sosok presiden yang kontroversial tersebut.

Ketika dirinya diundang ke Gedung Putih, untuk menemui Trump, Kanye West menggunakan topi merah MAGA untuk menunjukkan dukungannya.

"Seperti apapun yang saya lakukan selama ini, saya melakukan (pencalonan) ini untuk menang," ujar Kanye West menegaskan kembali komitmennya dan berhentinya ia mendukung Trump.

Sejumlah analis menganggap Kanye West tidak benar-benar serius ingin maju nyapres. Kalaupun ia jadi nyapres, maka yang lebih diuntungkan adalah Trump.

Efek ras dan status selebritas Kanye West, menurut analis, bisa menyedot dukungan komunitas kulit hitam dan anak muda dari Joe Biden, rival Trump dari Demokrat.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kanye west Donald Trump Pilpres as 2020

Sumber : Tempo.Co

Editor : Nancy Junita
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top