Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Dorong Investasi ke Indonesia, KBRI Kyiv Dekati Korporasi Ukraina

Salah satu produsen truk Ukraina, AvtoKrAZ, menyatakan ketertarikannya untuk menjalin relasi dengan sektor swasta maupun dengan BUMN Indonesia.
Nindya Aldila
Nindya Aldila - Bisnis.com 29 Juni 2020  |  22:29 WIB
Ilustrasi - Bendera Ukraina - wikimedia
Ilustrasi - Bendera Ukraina - wikimedia

Bisnis.com, JAKARTA - Kedutaan Besar RI (KBRI) Kyiv di Ukraina mendorong promosi dan investasi dengan melakukan sosialisasi bersama pengusaha lokal di sektor alat transportasi truk untuk militer dan sipil.

Dalam keterangan resminya, Senin (29/6/2020), KBRI Kyiv melaksanakan pertemuan dengan CEO AvtoKrAZ Olena Kuchmii dan Pemda Poltava. AvtoKrAZ merupakan perusahaan yang memproduksi truk berat serta suku cadang, termasuk trailer dan semi-trailer.

Pangsa pasar penjualan produk AvtoKrAZ telah meluas  dengan penetrasi ke pasar baru, antara lain Rwanda, Myanmar, Filipina, dan Thailand. AvtoKrAZ telah mulai memasok beberapa produk truk untuk keperluan Polri sejak 2018.

Olena Kuchmii menyatakan ketertarikannya untuk menjalin relasi dengan sektor swasta maupun dengan BUMN Indonesia. AvtoKrAZ juga bersedia bekerja sama memproduksi truk di wilayah Indonesia dengan mitra Indonesia.

Pasalnya, Indonesia sudah memiliki kemampuan untuk memproduksi barang dan suku cadang pendukung, seperti ban, yang diperlukan untuk produksi truk.

KBRI Kyiv juga menyelenggarakan pertemuan dengan Epicentr Agro LLC yang bergerak di bidang peralatan perumahan dan bahan bagunan serta agrikultur pada 24 Juni 2020. 

Pihak Epicentr Agro menawarkan kerja sama untuk ekspor/pengadaan berbagai produk pertanian yang dibutuhkan Indonesia. Epicentr Agro memiliki dan mengelola lebih dari 160.000 hektar lahan untuk pengembangan produksi berbagai tanaman pertanian, seperti: gandum, jagung, barley, nabati, bunga matahari, dan kedelai.

Di sisi lain, Indonesia dapat mengekspor produk dan peralatan keperluan industri dan alat/perkakas bangunan yang dapat dijual di Epicentr Store. Epicentr Agro menyampaikan ketertarikannya untuk membuka peluang impor-ekspor langsung dengan Indonesia.

Selama ini beberapa peralatan rumah tangga dan perkakas bangunan yang dibeli Epicentr berasal dari Indonesia, namun melalui pihak ketiga antara lain Tiongkok.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kbri ukraina
Editor : Oktaviano DB Hana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top