Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Update Covid-19 Global: Hampir 9,7 Juta Kasus, Texas Setop Fase Reopening

Jumlah kasus infeksi virus Corona (Covid-19) global hampir menembus 9,7 juta didorong lonjakan kasus di Amerika Serikat dan Brasil. Texas memutuskan untuk menghentikan fase pembukaan kembali (reopening).
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 26 Juni 2020  |  07:10 WIB
Warga berolahraga saat Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) di masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi di kawasan Jalan Sudirman Jakarta, Minggu (21/6/2020). Pemprov DKI Jakarta kembali menggelar HBKB atau car free day dengan menerapkan protokol kesehatan di sepanjang Jalan Jendral Sudirman dan MH Thamrin setelah ditiadakan sejak 15 Maret 2020 lalu karena pemberlakuan PSBB untuk mencegah penyebaran COVID-19 semakin meluas. ANTARA FOTO - Galih Pradipta
Warga berolahraga saat Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) di masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi di kawasan Jalan Sudirman Jakarta, Minggu (21/6/2020). Pemprov DKI Jakarta kembali menggelar HBKB atau car free day dengan menerapkan protokol kesehatan di sepanjang Jalan Jendral Sudirman dan MH Thamrin setelah ditiadakan sejak 15 Maret 2020 lalu karena pemberlakuan PSBB untuk mencegah penyebaran COVID-19 semakin meluas. ANTARA FOTO - Galih Pradipta

Bisnis.com, JAKARTA – Jumlah kasus infeksi virus Corona (Covid-19) global hampir menembus 9,7 juta didorong lonjakan kasus di Amerika Serikat dan Brasil. Texas memutuskan untuk menghentikan fase pembukaan kembali (reopening).

Dikutip dari www.worldometers.info, jumlah kasus Covid-19 di seluruh dunia mencapai total 9.695.353 hingga Kamis (25/6/2020) malam waktu GMT atau Jumat (26/6/2020) pagi pukul 6.40 WIB.

Sebanyak 5.250.518 orang di antara jumlah tersebut dinyatakan berhasil sembuh, 489.054 pasien meninggal dunia, dan 3.955.781 pasien masih terinfeksi.

Kontribusi terbesar banyaknya kasus infeksi tetap dipegang Amerika Serikat yang mencatat 2.499.124 atau mengalami penambahan sebanyak 36.570 kasus baru pada Kamis.

Dengan demikian, AS mencatat peningkatan sebesar lebih dari 35.000 kasus untuk hari ketiga berturut-turut, menurut data Johns Hopkins dan Bloomberg News. Di antara total jumlah kasus, 1.047.855 orang dinyatakan sembuh dan 124.864 pasien meninggal dunia.

Dilansir Bloomberg, Texas menambah 5.996 kasus baru dalam 24 jam terakhir sekaligus memperbarui rekor peningkatan jumlah kasus selama tiga hari berturut-turut, menurut data departemen kesehatan negara bagian ini.

Lonjakan sebesar 4,8 persen tersebut melampaui rata-rata persentase kenaikan dalam tujuh hari terakhir sebesar 3,9 persen. Sementara itu, angka kematian kenaikan tertinggi secara harian sejak 15 Mei dan tingkat tes positif melonjak menjadi 11,76 persen, tertinggi sejak 16 April.

Pada Kamis, Gubernur Texas Greg Abbott menghentikan pembukaan kembali (reopening) ekonomi negara bagian itu secara bertahap, mengacu pada lonjakan kasus dan perawatan di rumah sakit.

Berdasarkan perintah eksekutif yang diumumkan, bisnis-bisnis yang sudah diizinkan untuk beraktivitas kembali dapat terus beroperasi di bawah batasan tertentu. Fase pembukaan kembali berikutnya telah ditunda, menurut pernyataan dari kantor gubernur.

Angka-angka terbaru yang dilaporkan oleh AS pada Kamis semakin mengukuhkan posisi negeri berekonomi terbesar di dunia ini sebagai negara dengan jumlah kasus dan korban jiwa terbanyak di dunia akibat Covid-19.

Di tempat kedua adalah Brasil yang mencatat 1.233.147 kasus atau mengalami penambahan sebanyak 40.673 kasus baru pada Kamis. Sebanyak 649.908 orang di antara total jumlah itu telah sembuh dan 55.054 pasien meninggal dunia.

Berturut-turut menyusul banyaknya jumlah kasus di AS dan Brasil adalah Rusia, India, Inggris, dan Spanyol (lihat tabel). Sementara itu, China, negeri asal virus corona jenis baru tersebut, bercokol di posisi 21.

Dari sisi jumlah korban jiwa, menyusul Amerika Serikat dan Brasil adalah Inggris yang mencatat angka kematian sebanyak 43.230 orang, disusul Italia dan Prancis.

Virus ini sendiri telah menyebar ke total 213 negara di dunia. Di Indonesia, yang berada di posisi 29, tercatat 50.187 orang telah terinfeksi, dengan 2.620 pasien di antaranya meninggal dunia dan 20.449 orang sembuh.

Update Virus Corona 10 Negara Teratas

Negara

Jumlah Kasus Terbanyak

Jumlah Korban Jiwa

Jumlah Pasien Sembuh

Amerika Serikat

2.499.124

124.864

1.047.855

Brasil

1.233.147

55.054

649.908

Rusia

613.994

8.605

375.164

India

491.170

15.308

285.671

Inggris

307.980

43.230

N/A

Spanyol

294.566

28.330

N/A

Peru

268.602

8.761

156.074

Chile

259.064

4.903

219.327

Italia

239.706

34.678

186.725

Iran

215.096

10.130

175.103

Sumber: worldometers

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

amerika serikat Virus Corona covid-19
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top