Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Korupsi Jiwasraya: Kejagung Periksa Pejabat OJK Fakhri Hilmi Pekan Depan

Pekan depan, Kejagung akan memeriksa Deputi Komisioner Pengawas Pasar Modal II OJK Fakhri Hilmi sebagai tersangka kasus korupsi Jiwasraya.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 26 Juni 2020  |  18:28 WIB
Karyawan berada di dekat logo Otoritas Jasa Keuangan di Jakarta, Jumat (17/1/2020). Bisnis - Abdullah Azzam
Karyawan berada di dekat logo Otoritas Jasa Keuangan di Jakarta, Jumat (17/1/2020). Bisnis - Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA - Kejaksaan Agung (Kejagung) akan memeriksa Deputi Komisioner Pengawas Pasar Modal II Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Fakhri Hilmi sebagai tersangka kasus korupsi PT Asuransi Jiwasraya pada pekan depan. 

Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Kejagung Febrie Adriansyah mengatakan tim penyidik sudah mengirimkan surat panggilan terhadap Fakhri Hilmi untuk diperiksa sebagai tersangka pada pekan depan.

"Mudah-mudahan pekan depan FH sudah langsung dipanggil dan diperiksa tim penyidik ya, jadi kita tunggu saja," kata Febrie, Jumat (26/6/2020). 

Meskipun demikian, Febrie tidak mau berspekulasi apakah tersangka akan langsung ditahan pada pemeriksaan pekan depan atau tidak.

Menurutnya, sesuai aturan KUHAP, upaya penahanan akan dilakukan penyidik jika tersangka dikhawatirkan akan melarikan diri, menghilangkan alat bukti atau mempengaruhi saksi dalam kasus korupsi PT Asuransi Jiwasraya.

"Belum tahu, kita lihat nanti tergantung penyidik," katanya. 

Seperti diketahui, Fakhri Hilmi ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi PT Asuransi Jiwasraya yang merugikan keuangan negara sebesar Rp16,81 triliun.

Fakhri Hilmi ditetapkan jadi tersangka bersamaan dengan penetapan tersangka 13 perusahaan Manager Investasi (MI) pada Kamis 25 Juni 2020.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

OJK kejagung Jiwasraya
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top