Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Said Didu Disebut Tersangka dalam Laporan, Ini Klarifikasi Polri

Laporan itu bukanlah Sprindik penetapan tersangka Said Didu, melainkan laporan perkembangan penanganan perkaranya.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 11 Juni 2020  |  17:05 WIB
Said Didu. - Bisnis/Abdullah Azzam
Said Didu. - Bisnis/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA - Polri akhirnya mengklarifikasi laporan perkembangan penanganan kasus pencemaran nama baik yang dilakukan oleh mantan Sekretaris BUMN Muhammad Said Didu dan bocor ke publik.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat, Brigjen Pol Awi Setiyono mengemukakan bahwa laporan itu bukanlah Sprindik penetapan tersangka Said Didu, melainkan perkembangan penanganan perkaranya yang diberikan tim penyidik kepada Pelapor yaitu Menteri Koordinator bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan.

Pada nomor 3 bagian c laporan yang bocor tersebut tertulis, "Langkah selanjutnya: penyidik akan melakukan gelar perkara peningkatan status tersangka, memanggil dan melakukan pemeriksaan terhadap tersangka Sdr. Dr. Ir. H. Muhammad Said Didu."

"Itu bukan surat bocor, itu laporan perkembangan penyidikan kepada pelapor. Pelapor kan selalu diberikan perkembangan penyidikan, sudah diatur hal itu di dalam proses penyidikan," kata Awi, Kamis (11/6/2020).

Laporan Bareskrim perkembangan kasus Said Didu

Gambar laporan perkembangan penanganan perkara Said Didu yang diberikan tim penyidik kepada Pelapor yaitu Menteri Koordinator bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan dan bocor ke publik/Istimewa.

Dia menjelaskan bahwa penetapan status hukum Said Didu hanya tinggal menunggu waktu, karena tim penyidik masih menunggu hasil labfor digital.

Setelah mendapatkan hasil labfor digital tersebut, kemudian tim penyidik akan melakukan ekspose (gelar) perkara untuk menaikkan atau tidak status hukum Said Didu.

"Kami masih menunggu hasil analisa digital forensik. Kalau sudah ada hasilnya baru gelar perkara," kata Awi.

Sebelumnya, Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono menegaskan bahwa tim penyidik baru melakukan ekspose (gelar) perkara setelah memeriksa para saksi dan mendapatkan dua alat bukti yang cukup terkait kasus pencemaran nama baik Luhut Binsar Panjaitan.

Menurut Argo gelar perkara tersebut dilakukan tim penyidik untuk menentukan status hukum Said Didu sebagai terlapor dalam kasus tersebut di Bareskrim Polri.

"Belum ditetapkan tersangka, jadi masih proses [ekspose] ya," tutur Argo, Kamis (11/6/2020) siang.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bareskrim Luhut Pandjaitan Said Didu
Editor : Oktaviano DB Hana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top