Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pemerintah Janji 93 Persen Bansos Tunai Disalurkan Sebelum Lebaran

Untuk mencapai target penyaluran bansos tunai sebesar 93 persen jelang Idulfitri, pemerintah akan meningkatkan kemampuan PT Pos Indonesia.
Muhammad Khadafi
Muhammad Khadafi - Bisnis.com 19 Mei 2020  |  15:29 WIB
Petugas Jaring Pengaman Sosial (JPS) swadaya tingkat desa memberikan bantuan sembako kepada warga terdampak Covid-19 di Perumahan Candi Asri, Kedu, Temanggung, Jawa Tengah, Rabu (8/4/2020). Warga setempat secara swadaya melakukan iuran yang hasilnya disumbangkan kepada warga terdampak Covid-19 berupa sembako dan hand sanitizer. - Antara/Anis Efizudin\n
Petugas Jaring Pengaman Sosial (JPS) swadaya tingkat desa memberikan bantuan sembako kepada warga terdampak Covid-19 di Perumahan Candi Asri, Kedu, Temanggung, Jawa Tengah, Rabu (8/4/2020). Warga setempat secara swadaya melakukan iuran yang hasilnya disumbangkan kepada warga terdampak Covid-19 berupa sembako dan hand sanitizer. - Antara/Anis Efizudin\\n

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah berjanji 93 persen bantuan sosial tunai dapat disalurkan kepada keluarga penerima manfaat sebelum Hari Raya Idulfitri. Hal ini akan dicapai dengan meningkatkan kemampuan PT Pos Indonesia sebagai penyalur.

“Insyallah menjelang lebaran yang tinggal lima hari ini dan nanti Pak Mensos sudah menetapkan target 8,3 juta dari 9 juta target calon penerima bansos Covid-19 ini akan tersalurkan paling tidak sampai awal lebaran,” kata Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy, Selasa (19/5/2020).

Sebanyak 700.000 sisanya akan memakan waktu sekitar 1 - 2 pekan. Pasalnya para penerima bansos tunai tersebut berada di wilayah yang tidak ada jaringan PT Pos Indonesia dan juga bank himpunan bank negara (Himbara).

Menteri Sosial Juliari P. Batubara mengatakan bahwa sampai dengan hari ini, Selasa (19/5/2020), bansos tunai telah disalurkan kepada 3,7 juta penerima manfaat. Dengan demikian hingga Sabtu (23/5/2020) atau H-1 Idulfitri, bansos tunai harus disalurkan kepada kurang lebih 800.000 keluarga per hari.

“PT Pos sudah menyanggupi dengan berbagai upaya,” kata Juliari.

Menurutnya, ada beberapa hal yang akan dilakukan untuk mengejar target tersebut, seperti membuka loket tambahan yang beroperasi. Artinya, seluruh loket di kantor pos akan digunakan untuk menyalurkan bantuan sosial tunai. Selain itu, PT Pos juga akan menambah jam operasional menjadi hingga pukul 22.00 WIB.

“Di luar itu lagi, kami juga minta kantor pos membuat outlet baru, khususnya untuk komunitas tertentu yang perlu bansos tunai,” katanya.

Adapun, pemerintah mencatat penerima manfaat bansos tunai sekitar 9 juta keluarga. Sebanyak 750.000 di antaranya disalurkan melalui Himbara. Sisanya, yang tidak memiliki rekening Himbara, menjadi tanggung jawab PT Pos Indonesia.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bansos Virus Corona
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

Foto

BisnisRegional

To top