Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Mundur dari Stafsus Presiden, Staf Milenial Lain Harus Ikuti Belva!

Staf khusus milenial lainnya yang memiliki konflik kepentingan antara bisnis dan jabatan publik dinilai harus mengikuti jejak Belva.
Puput Ady Sukarno
Puput Ady Sukarno - Bisnis.com 21 April 2020  |  19:46 WIB
Staf Khusus Milenial Presiden Jokowi, Adamas Belva Syah Devara. - Antara
Staf Khusus Milenial Presiden Jokowi, Adamas Belva Syah Devara. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Ekonom Indef Bhima Yudhistira mengapresiasi keputusan Belva Devara yang memutuskan mengundurkan diri sebagai Staf Khusus Presiden Joko Widodo sebagai bentuk pertanggung jawaban milenial untuk lebih profesional dalam menjalankan bisnisnya.

Menurut Bhima, CEO Ruangguru itu telah menunjukkan bahwa milenial harus memiliki integritas dan bisa menghindari konflik kepentingan yang muncul ketika berada dalam posisi di pemerintahan.

Oleh karena itu, Bhima yang sempat mengajukan tantangan untuk debat terbuka terkait polemik Kartu Prakerja dengan Belva, berharap langkah itu diikuti oleh staf khusus lainnya yang memiliki konflik kepentingan serupa.

"Saya berharap staf khusus milenial lainnya yang memiliki konflik kepentingan antara bisnis dan jabatan publik untuk mengikuti jejak Belva, yakni memilih salah satunya tetap menjadi Stafsus atau profesional melanjutkan bisnis startup-nya," ujarnya, kepada Bisnis, Selasa (21/4/2020).

Menurutnya perjalanan karir kawan-kawan milenial masih cukup panjang, dan generasi milenial yang jumlahnya 90 juta orang di Republik ini akan mengawasi setiap langkah kawan-kawan.

"Maka jagalah amanah ini dengan sebaik-baiknya. Kalian adalah harapan sekaligus contoh bagi rakyat Indonesia," ujarnya.

Kemudian, kata Bhima, karena posisi Belva sudah tidak lagi menjadi Staf Khusus, maka berakhirlah undangan debat yang dirinya pernah ajukan.

"Saya tidak memiliki masalah dengan Belva secara personal, melainkan hanya ingin mengajak bertukar pandangan terkait posisinya sebagai Staff Khusus Presiden," tegasnya.

Namun, Bhima menilai pengunduran diri Belva itu tidak serta merta menuntaskan persoalan Kartu Prakerja. "Namun, permasalahan terkait Kartu Prakerja tidak serta merta tuntas dengan mundurnya Belva," tegasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona Staf Khusus Presiden Jokowi covid-19
Editor : Oktaviano DB Hana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top