Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Jangan Mudik ! Ini Dampaknya Jika Anda Ngotot Mudik

Kemenkes melalui akun twitternya mengatakan saat mudik, virus corona berpotensi dibawa pemudik ke kampung halaman, sehingga penyebarannya akan semakin luas.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 30 Maret 2020  |  07:25 WIB
Imbauan jangan mudik -
Imbauan jangan mudik -

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah telah mengimbau pada semua masyarakat untuk tidak mudik guna menekan penyebaran virus corona ke daerah.

Kemenkes melalui akun twitternya mengatakan saat mudik, virus corona berpotensi dibawa pemudik ke kampung halaman, sehingga penyebarannya akan semakin luas.

"Ini juga membahayakan orang yang kamu sayangi. Tunjukkan rasa sayangmu pada mereka dengan tidak mudik & #dirumahaja ya," demikian imbauan Kemenkes.

Kemenkes juga menjelaskan dengan adanya mudik lebaran tahun ini, karena 700.000 orang terancam terinfeksi.

Selain itu, 1 orang bisa tulari 406 orang dalam sebulan. Alasan lainnya karena orang tua 3x lebih rentan terinfeksi virus tersebut.

Artinya, dengan mudik maka risiko keluarga terkena virus corona ini sangat tinggi, sehingga penyebaran virus bisa meluas.

Di Indonesia sendiri, data pada Minggu (29/03/2020 tercatat ada 1.285 orang positif terinfeksi, dengan 114 orang diantaranya meninggal dunia. 

Sementara itu, 1.107 orang dalam perawatan dan 64 orang dinyatakan sembuh. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Mudik Lebaran
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

Foto

BisnisRegional

To top