Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

California Putuskan Lockdown, Penduduk Tidak Boleh Keluar Rumah

Gubernur California memerintahkan seluruh penduduk di negara bagian tersebut untuk tidak tidak meninggalkan rumah untuk mencegah penyebaran virus corona yang lebih luas.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 20 Maret 2020  |  10:12 WIB
Pemandangan San Francisco, California, dari Pelabuhan Oakland -  Bloomberg / David Paul Morris
Pemandangan San Francisco, California, dari Pelabuhan Oakland - Bloomberg / David Paul Morris

Bisnis.com, JAKARTA – Gubernur California memerintahkan seluruh penduduk di negara bagian tersebut untuk tidak meninggalkan rumah demi mencegah penyebaran virus corona yang lebih luas.

Dilansir Bloomberg, Gubernur California Gavin Newsom mengeluarkan perintah eksekutif kepada seluruh warga untuk untuk tetap di dalam rumah mulai Kamis (19/3) malam waktu setempat hingga ada pemberitahuan lebih lanjut.

Larangan keluar rumah tersebut tidak berlaku bagi orang yang meninggalkan rumah mereka untuk keperluar mendesak seperti membeli bahan makanan, bahan bakar, atau ke apotek.

"Ini adalah saat di mana kita perlu bicara langsung," Gubernur Newsom mengatakan dalam konferensi pers, Kamis (19/3).

Semua restoran, bar dan klub, pusat kebugaran, dan studio fitness akan ditutup. Gubernur juga tidak mengijinkan acara dan pertemuan public.

Sejumlah layanan penting seperti apotek, toko bahan pokok, dan bank. Adapun fasilitas pemerintahan masih tetap melayani, termasuk kantor polisi dan kantor yang menyediakan program dan layanan pemerintah lainnya.

“Sebagai individu dan sebagai komunitas kita perlu berbuat lebih banyak untuk memenuhi momen ini," tambahnya

Newsom sebelumnya memperkirakan 56 persen populasi negara bagian akan terinfeksi virus Corona jika tidak ada tindakan yang signifikan dari pemerintah.

Newsom mengatakan dia membuat keputusan berdasarkan beberapa informasi baru dan proyeksi dari Universitas Johns Hopkins. Hingga Kamis malam, jumlah kasus Covid-19 di California mencapai 908 infeksi dengan korban jiwa mencapai 18. Sejumlah negara bagian lain mencatat jumlah kasus yang lebih rendah termasuk New York dan Washington tetapi pasti akan meningkat karena pemerintah meningkatkan kapasitas pengujian.

Gubernur mengatakan dia memobilisasi 500 pasukan penjaga nasional untuk membantu distribusi makanan. Dia meminta pemerintah federal untuk membantu pengadaan ventilator dan mengatakan dia sedang bekerja dengan perusahaan swasta untuk menggunakan kembali kapasitas produksi mereka untuk memproduksi pasokan medis.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

california Virus Corona

Sumber : Bloomberg

Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top