Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Luhut Cerita Indonesia Diacuhkan di World Economic Forum Gara-gara Tak Punya Nuklir

Luhut bercerita, kala itu ia bertemu dengan jenderal-jenderal dari negara lain. Salah satu jenderal dari negara yang tak ia sebutkan namanya berbicara dengan beberapa jenderal dari negara yang memiliki senjata nuklir, seperti China dan Korea Utara. Menurut Luhut, dalam perbincangan itu, Indonesia tidak diacuhkan.
JIBI
JIBI - Bisnis.com 04 Februari 2020  |  14:08 WIB
Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. - ANTARA
Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. - ANTARA

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Pandjaitan berharap Indonesia memiliki senjata nuklir sebagai bentuk pertahanan negara.

Keinginan ini berangkat dari pengalamannya saat menghadiri pertemuan dengan negara-negara lain dalam World Economic Forum di Davos, Swiss, beberapa waktu lalu.

Luhut bercerita, kala itu ia bertemu dengan jenderal-jenderal dari negara lain. Salah satu jenderal dari negara yang tak ia sebutkan namanya berbicara dengan beberapa jenderal dari negara yang memiliki senjata nuklir, seperti China dan Korea Utara. Menurut Luhut, dalam perbincangan itu, Indonesia tidak diacuhkan.

"Sedangkan kita (Indonesia) tidak dianggap," ujar Luhut di kantor Kementerian Pertanian, Selasa (4/3/2020).

Kala itu, Luhut ingin mendekati seorang jenderal. Ia berniat menjelaskan bahwa Indonesia memiliki seluruh potensi, termasuk nuklir.

"Saya ingin bilang, you know what, negara kami punya semua. Saya juga sebagai jenderal sudah terpikir itu, pengin juga punya nuclear power (daya nuklir)," ucapnya.

Keinginan Luhut pernah disampaikan langsung kepada Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Luhut menyatakan, seandainya Indonesia punya nuklir, negara lain akan segan. Namun, Jokowi masih menimbang-nimbang.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Luhut Pandjaitan nuklir Jokowi

Sumber : Tempo.Co

Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top