Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Sekarang Orang NTT Tak akan Bentak Jokowi Lagi

Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengaku tidak merasa "dibentak" oleh orang Nusa Tenggara Timur (NTT) saat perayaan Natal Nasional 2019.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 21 Januari 2020  |  11:20 WIB
 Presiden Joko Widodo (ketiga kiri) didampingi gubernur NTT Viktor B Laiskodat (kedua kiri), Menteri BUMN Erick Thohir (kiri), Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (keempat kanan), Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wisnutama Kusubandio (ketiga kanan) Bupati Manggara Barat Agustinus Ch Dula (kedua kanan) dan Ibu Negara Irina Joko Widodo saat bersama-sama meresmikan Kawasan Marina Labuan Bajo di Hotel Inaya Bay Komodo, Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT Senin (20/1/2020). - Antara
Presiden Joko Widodo (ketiga kiri) didampingi gubernur NTT Viktor B Laiskodat (kedua kiri), Menteri BUMN Erick Thohir (kiri), Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (keempat kanan), Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wisnutama Kusubandio (ketiga kanan) Bupati Manggara Barat Agustinus Ch Dula (kedua kanan) dan Ibu Negara Irina Joko Widodo saat bersama-sama meresmikan Kawasan Marina Labuan Bajo di Hotel Inaya Bay Komodo, Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT Senin (20/1/2020). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengaku tidak merasa "dibentak" oleh orang Nusa Tenggara Timur (NTT) saat perayaan Natal Nasional 2019.

"Waktu itu saya menonton di TV, ada orang NTT yang bentak-bentak Presiden, sekarang saya ingin sampaikan kalau orang NTT tidak akan bentak-bentak Presiden lagi," kata Yosef di kantor Bupati Manggarai Barat, NTT, Selasa (21/1/2020).

"Enggak membentak, pas Natalan kan? Memang setiap daerah ada intonasi sendiri, ada yang halus, ada yang setengah membentak, ada yang membentak, saya tidak ada perasaan apa-apa. Kita punya 714 suku bangsa yang bahasanya beda-beda, budaya beda-beda, kalau ke Batak horas, kalau gak biasa kaget tapi itu budaya Batak, saya gak merasa kemarin dibentak enggak," kata Jokowi berusaha menenangkan Yosep.

Percakapan Yosep dan Presiden Jokowi itu terjadi pada acara pemberian sertifikat tanah untuk rakyat di kabupaten Manggarai Barat pada Selasa (21/1/2020).

Presiden menyerahkan 2.500 sertifikat tanah yang dihadiri oleh sekitar 1.000 warga pemilik sertifikat.

Kejadian "pembentakan" Presiden Jokowi tersebut terjadi dalam perayaan Natal Nasional 2019 di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor pada 27 Desember 2019.

Saat itu Presiden mengundang salah seorang perempuan asal NTT untuk naik ke panggung. Namun, saat memperkenalkan diri, Presiden tak begitu jelas mendengar nama lengkap perempuan asal NTT bernama Fiorentina itu.

Ia meminta Fiorentina untuk menyebut nama panggilannya saja. Fiorentina pun mengulang nama depannya saja. Jokowi masih kurang jelas dengan nama Fiorentina. Namun, tiba-tiba Fiorentina berbicara dengan suara kencang yang sontak membawa hadirin tertawa.

Presiden Jokowi kemudian menyinggung Fiorentina yang seakan membentak dirinya.

 "Waduh, ini presiden dibentak. Enggak tahu tadi dibentak atau miknya yang (terlalu kencang)," kata Jokowi sehingga kembali mengundang tawa hadirin.

Sedangkan Yosep yang biasa dipanggil Yos, Presiden pun menanyakan untuk apa sertifikat tanah tersebut digunakan.

"Saya mau pinjam ke bank Rp30 juta," kata Yos yang tanahnya seluas 935 meter persegi.

"Beras per kilo Rp30ribu, Rp30 juta dapat berapa ton? Dapat berapa truk? Apakah perlu Rp30 juta semua untuk beras? Kalau pinjam ke bank juga ditanya, jadi saya tes dulu," kata Jokowi yang mengundang tawa hadirin.

"Rp30 juta untuk beli mobil atau motor?" tanya Presiden.

"Sepeda motor sudah ada," jawab Yos.

"Tapi motor untuk Pak yos saja, istri belum kan?" tanya Presiden lagi.

"Untuk sementara tidak," jawab Yos.

Atas keberaniannya bercakap-cakap dengan Presiden tersebut, Yos pun mendapat hadiah sepeda dari Presiden Joko Widodo.


 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jokowi ntt

Sumber : Antara

Editor : Nancy Junita
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

Foto

BisnisRegional

To top