Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Iwa Karniwa Hadapi Sidang Dakwaan Hari Ini

Pengadilan Negeri (PN) Bandung menggelar sidang perdana kasus suap perizinan Meikarta yang menjerat Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat nonaktif, Iwa Karniwa, Senin (13/1/2020).
Wisnu Wage Pamungkas
Wisnu Wage Pamungkas - Bisnis.com 13 Januari 2020  |  09:27 WIB
Iwa Karniwa Hadapi Sidang Dakwaan Hari Ini
Sekretaris Daerah Jawa Barat Iwa Karniwa mengenakan rompi tahanan seusai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Jumat 30 Agustus 2019. KPK resmi menahan Iwa Karniwa terkait kasus dugaan suap proyek Meikarta. - Antara/Rivan Awal Lingga
Bagikan

Bisnis.com, BANDUNG - Pengadilan Negeri (PN) Bandung menggelar sidang perdana kasus suap perizinan Meikarta yang menjerat Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat nonaktif, Iwa Karniwa, Senin (13/1/2020).

Agenda sidang adalah penyampaian dakwaan dari Jaksa Penuntut Umum dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). 

Panitera Muda Tipikor P‎N Kelas I A Khusus Bandung, Yuniar Rohmatullah mengatakan perkara Iwa merupakan perkara Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) yang akan pertama digelar pada tahun 2020. 

Sebelumnya, pada Senin (29/7/2019), Iwa oleh KPK resmi ditetapkan sebagai tersangka dari pengembangan kasus suap perizinan Meikarta. Selain Iwa, KPK pada saat itu juga menetapkan Bartholomeus Toto yang merupakan mantan Presiden Direktur Lippo Cikarang.

Iwa diduga menerima aliran dana sebesar Rp900 juta dari pihak PT Lippo Cikarang untuk memuluskan izin proyek Meikarta. Dia juga diduga ikut campur tangan dalam pengurusan persetujuan substansi Pemerintah Provinsi Jawa Barat terhadap revisi Raperda Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Pemkab Bekasi.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Suap Meikarta jawa barat
Editor : Nancy Junita
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top