Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pangeran Andrew Disebut dalam Dugaan Skandal Seks, Nama Sekolah Ini Pun Diminta Diganti

Pangeran Andrew, 59 tahun, sudah di bebastugaskan dari tugas-tugas sebagai anggota kerajaan dan kehilangan jabatannya di Istana Buckingham.
JIBI
JIBI - Bisnis.com 20 Desember 2019  |  09:55 WIB
Pangeran Andrew. - Reuters
Pangeran Andrew. - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA –  Gara-gara skandal dugaan perdagangan seks yang diduga dilakukan miliarder asal Amerika Serikat, Jeffrey Esptein, sebuah sekolah di Kanada diminta mengubah namanya.

Padahal, nama yang tersemat adalah sekolah SMA Pangeran Andrew atau ‘Prince Andres High School’. Pasalnya, Pangeran Andrew disebut-sebut dalam skandal dugaan perdagangan seks itu.

Pangeran Andrew, 59 tahun, sudah di bebastugaskan dari tugas-tugas sebagai anggota kerajaan dan kehilangan jabatannya di Istana Buckingham.

Dalam wawancara dengan BBC, Pangeran Andrew menjelaskan hubungan persahabatannya dengan Epstein dan menyangkal telah melakukan hubungan seks dengan remaja 17 tahun korban perdagangan seks. Namun penjelasan Pangeran Andrew itu menuai cibiran.

Menyusul kasus tersebut, SMA Prince Andrew di Kanada pun sedang mempertimbangkan untuk mengganti nama sekolah karena masyarakat menyebut nama itu tidak sesuai dengan nilai-nilai moral sekolah itu.  

“Ada sekelompok orang yang sangat yakin nama itu tidak lagi merefleksikan nilai-nilai komunitas. Mereka (komunitas) sangat marah,” kata Kepala Sekolah SMA Prince Andrew, Brad McGowan, dilansir dari Tempo.co, Jumat (20/12/2019).

McGowan menjelaskan, ada pula kelompok masyarakat yang tidak keberatan dengan nama SMA Prince Andrew itu. Mereka beralasan nama sekolah itu sudah ada hampir 60 tahun dan mewakili sesuatu yang penting bagi komunitas itu. McGowan meyakinkan pihaknya bersikap netral dalam hal ini dan akan meminta masukan dari dewan penasehat sekolah setempat. 

Sebelumnya perempuan bernama Virginia Roberts Giuffre mengklaim menjadi korban perdagangan manusia oleh Epstein. Dia mengklaim dipaksa melakukan hubungan seks dengan Pangeran Andrew sebanyak tiga kali, salah satunya saat dia masih berusia 17 tahun. Pangeran Andrew menyangkal tuduhan itu.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

inggris skandal

Sumber : Tempo.co

Editor : M. Taufikul Basari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top