Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Panitia Reuni Sesalkan Adanya Pihak Coba Halangi Reuni 212

Dia menyebut tidak sedikit komentar-komentar negatif terutama di media sosial untuk menggagalkan rencana reuni itu. "Kami sangat sesalkan aksi-aksi ini," ujarnya.
Rayful Mudassir
Rayful Mudassir - Bisnis.com 29 November 2019  |  18:36 WIB
Ilustrasi - Twitter @tmcpoldametro
Ilustrasi - Twitter @tmcpoldametro

Bisnis.com, JAKARTA - Panitia Maulid Akbar dan Reuni Mujahid 212 menyesalkan adanya kelompok yang menghambat rencana kegiatan yang berlangsung 2 Desember itu.

Kelompok kecil yang disebut sebagai kelompok kecil 212 phobia itu melakukan langkah sistematis untuk melakukan sejumlah aksi untuk membatalkan maulid dan reuni mujahid 212.

"Seperti ada yang memasang spanduk ajakan untuk tidak menghadiri acara ini, membatalkan bus yang sudah disewa, mendesak gubernur DKI mencabut izin [kegiatan]," kata Ketua Panitia Maulid Akbar dan Reuni Mujahid 212 KH Awiet Masyhuri saat konferensi pers di Jakarta, Jumat (29/11/2019).

Dia menyebut tidak sedikit komentar-komentar negatif terutama di media sosial untuk menggagalkan rencana reuni itu. "Kami sangat sesalkan aksi-aksi ini," ujarnya.

Awiet menjelaskan hingga kini tidak ada persoalan dalam menggelar acara ini. Pasalnya tujuan kegiatan tersebut adalah dalam rangka mempererat persaudaraan dan kesatuan bangsa pada umumnya.

Kegiatan itu sebutnya terbuka untuk anak bangsa, semua kalangan, sehingga tidak ada alasan sejumlah pihak menghalangi rencana tersebut.

Sejumlah pejabat negara seperti Menko Perekonomian Mahfud MD dan Menteri Agama Fachrul Razi telah memberi tanggapan terkait kegiatan ini. Namun keduanya meminta agar reuni 212 dapat berlangsung dengan tertib dan damai.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Aksi 212 Reuni Akbar 212
Editor : Andhika Anggoro Wening
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top