Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Bertemu Tito, Apeksi Bahas Soal Pajak Daerah dan IMB

Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) mendiskusikan sejumlah persoalan daerah saat bertemu Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.
Setyo Aji Harjanto
Setyo Aji Harjanto - Bisnis.com 28 November 2019  |  01:01 WIB
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian - Antara
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian - Antara

Bisnis.com, JAKARTA--Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) mendiskusikan sejumlah persoalan daerah saat bertemu Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.

Persoalan yang dibahas yakni mulai dari bagi hasil pajak daerah hingga izin mendirikan bangunan (IMB).

"Tentang IMB kami kepala daerah berharap tidak dihapuskan, karena IMB adalah bagian dari bentuk pengendalian," kata Ketua APEKSI yang juga Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany, di Kemendagri, Rabu (27/11/2019)

Airin mengatakan jika ada perubahan soal perizinan mendirikan bangunan, maka, cukup mengenai prosedur pengurusannya saja.

"Kalau pun mau, disederhanakan untuk persyaratannya, terbuka, transparan bagi masyarakat, dan juga tentu pembiayaannya yang jelas," katanya.

Sementara itu, soal dana bagi hasil pajak daerah seperti Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), lanjut Airin, perlu pengaturan yang proporsional. Pasalnya, tiap daerah, memiliki kondisi yang berbeda.

"Pak Mendagri menyambut baik beberapa saran dan masukan tentunya apa yang menjadi kewenangan beliau," ujar Airin.

Di sisi lain, Mendagri Tito Karnavian mengatakan, selain menyampaikan persoalan dana bagi hasil pajak daerah, APEKSI juga menyampaikan permasalahan tunjangan, gugatan dari karyawan mantan narapidana, hingga pendampingan pencegahan korupsi.

"Pertemuan dengan asosiasi para wali kota yang intinya menyampaikan beberapa permasalahan, kita tampung dulu," ujarnya pula.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

apeksi Tito Karnavian
Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top