Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Jeanine Anez Presiden Sementara Bolivia

Senator Bolivia, Jeanine Anez, menyatakan dirinya sebagai presiden sementara pengganti Evo Morales yang kabur ke Meksiko.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 13 November 2019  |  08:26 WIB
Senator Bolivia Jeanine Anez menyatakan dirinya sebagai Presiden Sementara Bolivia, di Istana Presiden, di La Paz. - Reuters
Senator Bolivia Jeanine Anez menyatakan dirinya sebagai Presiden Sementara Bolivia, di Istana Presiden, di La Paz. - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Senator Bolivia, Jeanine Anez, menyatakan dirinya sebagai presiden sementara pengganti Evo Morales yang kabur ke Meksiko.

Akan tetapi, sebagai presiden sementara negara Amerika Selatan itu, dirinya tidak mendapat dukungan penuh di Kongres yang akan mengangkatnya melalui sidang paripurna parlemen negara tersebut. Pasalnya, para anggota parlemen dari partai kiri pimpinan mantan presiden Evo Morales tidak mendukungnya.

Morales dilaporkan mendarat di Meksiko kemarin waktu setempat  dan berjanji akan terus melakukan perlawanan politik seperti dikutip Reuters, Rabu (13/11/2019).

Sebelumnya, dia bersama wakil presiden mengundurkan diri dua hari sebelumnya di tengah protes atas pemilihan 20 Oktober yang disengketakan. 

Langkah Morales mencari suaka ke Meksiko dilakukan ketika pasukan keamanan di Bolivia berusaha menumpas kekerasan atas pengunduran diri tokoh kiri yang telah lama melayani negara itu.

Anggota parlemen saling mendesak untuk membentuk pengganti sementara.

Senator Bolivia Jeanine Anez memberi isyarat setelah dia menyatakan dirinya sebagai Presiden Sementara Bolivia, di balkon Istana Kepresidenan, di La Paz/Reuters

 Morales, yang berhenti setelah 14 tahun berkuasa terbang dengan pesawat Angkatan Udara Meksiko dari kota Chimore. Pesawat berhenti di Paraguay untuk mengisi bahan bakar, sebelum terbang ke Meksiko.

"Hidup dan integritasnya aman," ujar Menteri Luar Negeri Meksiko Marcelo Ebrard.

Ebrard juga mengunggah foto Morales duduk sendirian di jet dengan ekspresi sedih, tanpa senyum, menampilkan bendera merah, putih dan hijau Meksiko di pangkuannya.

Di Ibu Kota dataran tinggi La Paz, Bolivia, penutupan jalan masih diberlakukan setelah tentara dan polisi berpatroli hingga larut malam untuk mencegah pertikaian antara kelompok-kelompok politik dan penjarahan yang terjadi setelah pengunduran diri Morales.

Mantan petani daun kelapa berusia 60 tahun yang karismatik itu dicintai oleh orang miskin ketika ia memenangkan kekuasaan pada tahun 2006.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

meksiko evo morales bolivia
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top