Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Calon Menteri Abdul Halim Iskandar, Kakak Cak Imin Yang Pernah Dipanggil KPK

Kakak Kandung Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar, Abdul Halim Iskandar, mendatangi Istana Negara guna memenuhi panggilan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Setyo Aji Harjanto
Setyo Aji Harjanto - Bisnis.com 22 Oktober 2019  |  15:06 WIB
Politisi PKB Abdul Halim Iskandar tiba di Kompleks Istana Kepresidenan di Jakarta, Selasa (22/10/2019) - ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari
Politisi PKB Abdul Halim Iskandar tiba di Kompleks Istana Kepresidenan di Jakarta, Selasa (22/10/2019) - ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari

Bisnis.com, JAKARTA - Kakak Kandung Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar, Abdul Halim Iskandar, mendatangi Istana Negara guna memenuhi panggilan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Kedatangannya terkait dengan pembentukan kabinet Jokowi-Ma'ruf Amin. Abdul Halim mengenakan kemeja putih saat mendatangi istana. Lantas siapa Abdul Halim Iskandar?

Pria kelahiran 14 Juli 1962 ini saat mahasiswa dipercaya oleh organisasi keislaman Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) menjabat menjadi ketua komisi pada periode 1984 – 1986.

Usai menyelesaikan studi pascasarjana dari IKIP Malang, terus berkiprah melalui jalur politik. Melalui Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), dia dipilih menjadi Anggota DPRD Jawa Jombang.

Dia sempat menjabat sebagai ketua DPRD kabupaten Jombang dua periode secara berturut-turut. Dia pun sempat menjabat sebagai Wakil ketua DPRD di Provinsi Jawa Timur.

Abdul Halim sendiri sempat berurusan dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pada 2018 silam dia dipanggil sebagai saksi terkait penyidikan perkara tindak pidana pencucian uang dengan tersangka mantan Bupati Nganjuk Taufiqurrahman.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

abdul halim Kabinet Jokowi-Ma'ruf
Editor : Akhirul Anwar
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top