Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Tuntut Lufthansa, Serikat Pramugari Jerman Serukan Mogok Kerja

Serikat pramugari Jerman (UFO) akan menggelar mogok kerja selama lima jam pada hari Minggu terhadap maskapai Jerman Lufthansa.
Ropesta Sitorus
Ropesta Sitorus - Bisnis.com 14 Oktober 2019  |  21:23 WIB
Ilustrasi.
Ilustrasi.

Bisnis.com, JAKARTA – Serikat pramugari Jerman (UFO) akan menggelar mogok kerja selama lima jam pada hari Minggu terhadap maskapai Jerman Lufthansa.

Dalam pernyataan lewat pesan video yang disampaikan wakil kepala UFO Daniel Flohr pada hari Senin (14/10/2018), pemogokan tersebut berkaitan dengan perselisihan yang meningkat tentang upah pekerja.

“Para pramugari dan kru kabin di Frankfurt dan Munich  juga diminta untuk ikut ambil bagian dalam pemogokan tersebut yang dijadwalkan mulai pukul 06.00 – 11.00 waktu setempat,” demikian disampaikan seperti dikutip Reuters, Senin (14/10/2019).

Lufthansa menyebutkan pemogokan tersebut ilegal dan mengatakan akan mencoba menawarkan jadwal penerbangan lengkapnya.

Menghadapi tekanan dari sisi profitabilitas dan membuat sejumlah maskapai kecil bangkrut, maskapai terbesar di Jerman tersebut mulai awal 2019 melakukan pemangkasan biaya-biaya demi mengatasi persaingan harga yang keras dan harga bahan bakar yang tinggi.

Dia mengatakan UFO menuntut maskapai penerbangan Lufthansa menaikkan gaji sekitar 1,8% selama periode setengah tahun. Selain dengan Lufthansa, UFO juga tengah menyelesaikan konflik dengan maskapai penerbangan dari Jerman lainnya terkait beberapa tuntutan kru kabin seperti pembayaran gaji, pekerjaan paruh waktu dan rencana pensiun.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

lufthansa mogok kerja
Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top