Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Mochtar Pabottingi Sebut Nasib Jokowi Bakal Seperti Soeharto

Mochtar Pabottingi, mantan Peneliti Utama LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia), berharap Presiden Jokowi tidak mendengarkan pendapat partai-partai politik yang menolak penerbitan Perpu KPK.
JIBI
JIBI - Bisnis.com 03 Oktober 2019  |  06:32 WIB
Mochtar Pabottingi - Istimewa
Mochtar Pabottingi - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Mochtar Pabottingi, mantan Peneliti Utama LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia), berharap Presiden Jokowi tidak mendengarkan pendapat partai-partai politik yang menolak penerbitan Perpu KPK.

Menurut dia, jika Jokowi mengikuti mereka bakal bernasibnya seperti Soeharto.

"Jokowi akan menghancurkan dirinya sendiri kalau tidak mengeluarkan Perppu KPK. Semua catatan-catatan dan prestasi Jokowi akan kehilangan arti, akan sirna begitu saja, menguap begitu saja kalau korupsi di luar kontrol," ujarnya, Rabu (2/10/2019).

Jokowi pernah mengatakan akan mempertimbangkan penerbitan Perpu KPK untuk mengembalikan pemberlakuan Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (UU KPK).

Presiden mengungkapkannya seusai bertemu dengan puluhan tokoh senior, termasuk Mochtar, pada Kamis pekan lalu.

Di sisi lain, partai-partai koalisi menolak Perppu KPK. Bahkan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh mengatakan Jokowi dan partai koalisi sepakat tak perlu ada Perpu KPK.

Mochtar menceritakan, pada saat Presiden Soeharto memimpin Indonesia banyak prestasi yang ditorehkan. Namun, hal itu menjadi tak berarti lantaran rezim Orde Baru lekat dengan praktik korupsi.

Mochtar menyatakan jika Jokowi tidak membela KPK, kemungkinan besar akan bernasib sama seperti Soeharto. Mungkin Jokowi akan aman selama memerintah namun akan dihujat sepanjang sejarah.

"Sama seperti Pak Soeharto."

Ia berharap Presiden Jokowi sadar bahwa pelemahan KPK oleh tindakan partai-partai bisa merusaknya. Mochtar ingin Presiden Jokowi menyadari hal itu.

"Kami doakan hati Pak Jokowi dibukakan oleh Allah," ujarnya.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jokowi KPK soeharto

Sumber : Tempo.Co

Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top