Jokowi Mau Keluarkan Perppu KPK, Golkar Lihat Dinamika Politik

Presiden Joko Widodo mempertimbangkan untuk mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Ini setelah banyak penolakan dari berbagai kalangan.
Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso - Bisnis.com 27 September 2019  |  15:24 WIB
Jokowi Mau Keluarkan Perppu KPK, Golkar Lihat Dinamika Politik
Ace Hasan Syadzily - Antara

Bisnis.com, JAKARTA — Presiden Joko Widodo mempertimbangkan untuk mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Ini setelah banyak penolakan dari berbagai kalangan. 

Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily mengatakan bahwa Jokowi melakukan itu karena mengamati dinamika politik yang terjadi beberapa hari belakangan. 

“Aspirasi yang disampaikan masyarakat terutama dari mahasiswa, saya kira itu perlu jadi pertimbangan. Saya kira dari semua kalangan dan kita harus menghormati dan menghargai aspirasi terutama dari mahasiswa,” katanya di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (27/9/2019).

Ace menjelaskan bahwa Golkar belum ada pada sikap mendukung atau tidak Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) soal Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ini. Partai Beringin juga belum membahas masalah tersebut. 

“Ya kita liat perkembangannya. Karena Partai Golkar pun akan mempertimbangkan dinamika perkembangan politik yang terjadi,” jelasnya.

Jokowi mempertimbangkan untuk mengeluarkan Perppu KPK setelah banyak penolakan dari masyarakat dan puncaknya demonstrasi di Gedung DPR. Presiden juga melihat sisi politik sebelum mengambil keputusan. 

“[Keputusan diambil] secepat-cepatnya dalam waltu sesingkat-singkatnya,” katanya di Istana Merdeka, Kamis (26/9/2019).  

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
partai golkar, perppu

Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top