Massa STM Bakar Sepeda Motor Milik Wartawan

Sejumlah pelajar Sekolah Teknik Menengah membakar sepeda motor milik wartawan Okezone.com yang meliput aksi unjuk rasa di Gedung DPR.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 25 September 2019  |  20:23 WIB
Massa STM Bakar Sepeda Motor Milik Wartawan
Konsentrasi massa pendemo di DPR terlihat di sekitar lintasan rel sebidang dekat Stasion Palmerah Jakarta Barat pada Rabu 25 September 2019. - Bisnis/Dioniso Damara

Bisnis.com, JAKARTA--Sejumlah pelajar Sekolah Teknik Menengah membakar sepeda motor milik wartawan Okezone.com yang meliput aksi unjuk rasa di Gedung DPR

Putranegara Batubara pemilik motor itu mengaku sudah memarkirkan motornya di lokasi yang aman yakni di Pos Polisi Palmerah, Jalan Tentara Pelajar, Jakarta Pusat. Namun, siswa STM yang melempari aparat Kepolisian juga menyasar motor wartawan itu hingga membakarnya di tempat parkir.

"Iya, tadi motor saya dibakar oleh anak-anak STM itu saat meliput di sekitar Gedung DPR," tutur Putranegara, Rabu (25/9/2019).

Putra menjelaskan ia tidak membawa motornya masuk ke dalam Gedung DPR, lantaran Kompleks DPR sudah dijaga ketat ratusan anggota Brimob dan Pengamanan Dalam (Pamdal) DPR.

Kepada petugas Putra sudah menjelaskan bahwa dirinya akan meliput aksi, namun ia tetap dilarang masuk ke dalam kompleks DPR. Akhirnya, Putra memarkirkan motornya di Pos Polisi tidak jauh dari Stasiun Palmerah.
 
"Saya sendiri tadi lari ke dalam karena aksi mulai tidak terkendali. Massa mulai menimpuki semua yang ada di depannya dengan batu dan barang lain," kata Putra.

Putra menjelaskan di dalam bagasi motor miliknya terdapat sejumlah barang penting yang sengaja disimpan agar tidak hilang saat meliput aksi di sekitar DPR.

"Di dalam motor saya ada tas yang isinya ATM, surat penting dan handphone," ujar Putra.

Selain milik Putra, tiga sepeda motor lain yang terparkir di sebelahnya juga turut menjadi pelampiasan emosi siswa STM tersebut.

"Saya juga tidak mengerti kenapa melampiaskan kemarahan mereka dengan membakar motor," tutur Putra.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
dpr, demo, ruu kuhp

Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top