Indonesia Pelajari Pemerintahan Berbasis Elektronik di Korea

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi berupaya meningkatkan kapasitas aparatur dalam menyukseskan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).
MG Noviarizal Fernandez
MG Noviarizal Fernandez - Bisnis.com 24 September 2019  |  20:00 WIB
Indonesia Pelajari Pemerintahan Berbasis Elektronik di Korea
Salah satu wajah pusat bisnis Seoul, Korea Selatan. - Reuters/Kim Hong-ji

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi berupaya meningkatkan kapasitas aparatur dalam menyukseskan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

Peningkatan kapasitas para abdi negara ini dilakukan melalui pelatihan e-government yang merupakan salah satu rangkaian kerja sama antara Kementerian PANRB dengan Ministry of Interior and Safety (MOIS) Korea Selatan melalui Indonesia-Korea e-Government Capacity Building Program (eGCC).

Berdasarkan siaran pers yang diterima, Selasa (24/9/2019), Kepala Biro Organisasi Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Y.B. Jarot Budi Harjo sebagai perwakilan dari Pemerintah Indonesia mengatakan bahwa kerja sama yang terjalin antara Indonesia dan Korea terkait e-government selama ini telah menghasilkan beberapa capaian. Melalui Kementerian PANRB, salah satunya dalam penetapan Peraturan Presiden No. 95/2018 tentang SPBE.

“Kerja sama Indonesia-Korea eGCC yang dioperasikan oleh Kementerian PANRB telah berkontribusi dalam pembuatan Peraturan Presiden mengenai SPBE, pengembangan instrumen evaluasi SPBE, dan penyusunan Arsitektur SPBE yang saat ini masih berlangsung. Kami berterima kasih kepada Pemerintah Korea atas kerja sama yang berlangsung baik dan kesempatan untuk mengikuti pelatihan ini,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Wakil Kepala National Information Society Agency (NIA), Kang Tak Oh menyambut baik delegasi Indonesia. “Kami senang bisa bertemu dengan perwakilan dari Pemerintah Indonesia. Kami harap Pemerintah Indonesia bisa mendapat ide dan inovasi baru setelah mengikuti pelatihan ini," ujarnya.

Sejak 2016, Kementerian PANRB telah empat kali mengikuti acara pelatihan e-government yang diadakan oleh Pemerintah Korea. Dalam pelatihan kali ini, Kementerian PANRB menugaskan 10 peserta yakni 5 peserta dari Kementerian PANRB, 1 peserta dari Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, 1 peserta dari Provinsi Jawa Barat, 1 peserta dari Pemerintah Kota Tangerang Selatan, 1 peserta dari Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, dan 1 peserta dari Pemerintah Kabupaten Batang.

Selain Kementerian PANRB, Pemerintah Korea juga mengundang Kementerian Komunikfasi dan Informatika dan perwakilan Bank Dunia di Indonesia dengan beberapa kategori fokus pelatihan yang berbeda. Materi mengenai e-government dijelaskan oleh pemateri ahli baik dari MOIS, NIA, maupun Korea Information Technology Consulting (KITC). Selain di kelas, peserta juga mengunjungi beberapa tempat-tempat yang berkaitan dengan e-government di Seoul.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pemerintahan jokowi-jk

Editor : Andhika Anggoro Wening

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top