Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pimpinan DPR Bertemu Presiden Jokowi di Istana Merdeka, Bahas RKUHP

Presiden Joko Widodo telah meminta DPR menunda pengesahan Rancangan Undang-Undang Kitab Hukum Pidana (RKUHP).
Amanda Kusumawardhani
Amanda Kusumawardhani - Bisnis.com 23 September 2019  |  13:45 WIB
Presiden Joko Widodo bertemu dengan para pimpinan DPR, para Ketua Fraksi DPR, dan pimpinan Komisi III DPR untuk membahas Rencana Kitab Hukum Umum Hukum Pidana (RKUHP) di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (23/9/2019). - Bisnis/Amanda Kusumawardhani
Presiden Joko Widodo bertemu dengan para pimpinan DPR, para Ketua Fraksi DPR, dan pimpinan Komisi III DPR untuk membahas Rencana Kitab Hukum Umum Hukum Pidana (RKUHP) di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (23/9/2019). - Bisnis/Amanda Kusumawardhani

Bisnis.com, JAKARTA -- Presiden Joko Widodo menerima kedatangan pimpinan DPR, para Ketua Fraksi DPR, dan pimpinan Komisi III DPR untuk membahas Rencana Kitab Hukum Pidana (RKUHP) di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (23/9/2019).

Dalam audiensi yang dilakukan dengan Presiden Jokowi tersebut, hadir Ketua DPR Bambang Soesatyo, Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah, Wakil Ketua DPR Agus Hermanto, Wakil Ketua DPR Utut Ardianto, anggota fraksi Nasdem Johny G. Plate, Ketua Fraksi Demokrat Edhie Baskoro Yughoyono (Ibas), Ketua Fraksi PPP Arsul Sani, anggota Komisi Hukum DPR Erma Suryani, dan politikus Gerindra Novita Wijayanti.

"Mau bahas RKUHP," kata Fahri Hamzah di Istana Merdeka, Senin (23/9).

Sebelumnya, Presiden Jokowi telah meminta pengesahan RKUHP ditunda oleh DPR.

Permintaan penundaan disampaikan karena dia menilai ada 14 pasal yang perlu diperbaiki substansinya. Pembahasan serta pengesahan RKUHP pun diharapkan dilakukan oleh DPR periode berikutnya.

RUU KUHP telah disetujui Komisi III DPR pada Rabu (18/9), untuk disahkan menjadi UU pada Rapat Paripurna DPR RI. Sejak mulai dibahas pada 2015, banyak isu krusial  dalam RUU ini yang memakan waktu pembahasannya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jokowi dpr
Editor : Annisa Margrit
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top