Bangun 11 Pos Lintas Batas Negara, Pemerintah Yakin Bangkitkan Ekonomi Masyarakat

Pemerintah telah membangun 11 pos lintas batas negara di sejumlah wilayah Indonesia. Langkah ini dinilai turut untuk membangun perekonomian masyarakat sekitar di perbatasan.
Rayful Mudassir
Rayful Mudassir - Bisnis.com 18 September 2019  |  08:34 WIB
Bangun 11 Pos Lintas Batas Negara, Pemerintah Yakin Bangkitkan Ekonomi Masyarakat
Jalan Perbatasan Kalbar - Lavinda

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah telah membangun 11 pos lintas batas negara di sejumlah wilayah Indonesia. Langkah ini dinilai turut untuk membangun perekonomian masyarakat di sekitar  perbatasan.

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengatakan  seluruh pos lintas batas negara (PLBN) telah diselesaikan .

Selain pos tersebut, pemerintah turut membangun infrastruktur dasar untuk wilayah perbatasan. Beberapa di antaranya seperti pasar, sekolah, fasilitas kesehatan hingga kantor aparat keamanan.

"Ada [dampak ekonomi] karena wilayah yang dibangun bukan hanya gedung-gedung, tidak. Tapi ada puskesmasnya, ada puskesmas pembantunya, ada rumah sakit rujukan, prinsip sekolah SD, SMP, SMA atau Madrasah itu juga ada semua. Kemudian yang ketiga polseknya, koramilnya, kemudian membangun pasar-pasar tradisionalnya, kemudian perhubungannya ada ya minimal helipad-nya ada, kemudian jalannya sudah terhubung semuanya yang dikerjakan oleh PU dan TNI yang membuka area awalnya," kata Mendagri di Tangerang Selatan, Selasa (17/9/2019).

Pada 2018, Pemerintah telah menyelesaikan pembangunan tujuh PLBN Terpadu yakni tiga PLBN di Provinsi Kalimantan Barat yaitu Entikong, Badau, dan Aruk, tiga di NTT yakni Motaain, Motamassin, dan Wini, serta satu di Papua yaitu Skouw.

Tahun ini pemerintah kembali membangun 4 PLBN terpadu dari 11 PLBN yang diatur dalam Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan 11 Pos Lintas Batas Negara Terpadu dan Sarana Prasarana Penunjang di Kawasan Perbatasan.

Empat PLBN tersebut yakni Jagoi Babang di Kabupaten Bengkayang Provinsi Kalimantan Barat, Sota di Kabupaten Merauke Provinsi Papua dan dua PLBN di Kabupaten Nunukan Provinsi Kalimantan Utara, yakni Sei Pancang Sebatik dan Long Midang.

“Memang wilayah kita luas, perbatasan mulai ujung di Aceh Pulau Rondo masuk ke Sabang masuk ke Kepri, Belawan, Kaltim, ada empat yang akan dibangun, ini beranda wilayah kedaulatan NKRI, wajahnya sudah bagus, pertahanannya juga sudah bagus, dijaga kepolisian untuk menjaga Kamtibmasnya dan dijaga TNI kita yang menjaga kedaulatannya,” pungkas Tjahjo.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
perbatasan, mendagri, tjahjo kumolo

Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top