Ibu Kota Pindah ke Kaltim, Ini Tanggapan Megawati

Megawati Soekarnoputri meminta rencana pemerintah memindahkan Ibu Kota ke Kalimantan Timur dipersiapkan dalam jangka panjang
Rayful Mudassir
Rayful Mudassir - Bisnis.com 28 Agustus 2019  |  01:44 WIB
Ibu Kota Pindah ke Kaltim, Ini Tanggapan Megawati
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri - ANTARA /Fikri Yusuf

Bisnis.com, JAKARTA - Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri turut menanggapi rencana pemerintah memindahkan Ibu Kota ke Kalimantan Timur. Dia meminta rencana ini dapat dipersiapkan dalam jangka panjang

Megawati memberikan dukungannya terhadap keputusan Pemerintahan Joko Widodo itu. Keputusan itu diharapkan sebagai jalan untuk pembangunan Indonesia dalam waktu panjang.

"Kalau saya itu, pemerintah tentunya kalau sudah memutuskan sesuatu, harusnya dengan alasan yang baik. Makanya sebagai ketua umum dari sebuah partai yang sekarang menjadi pemenang, saya hanya mengusulkan dan menyarankan tolong dilihat dengan baik dan untuk waktu jangka panjang," kata Megawati melalui rilis yang diterima Selasa (27/8/2019).

Menurutnya, membangun ibu kota baru artinya berbicara tentang fungsi dan tempat. Pemerintah perlu mempersiapkan berbagai kebutuhan dan kehendak yang ingin dipenuhi dengan pemindahan itu.

Menurut Presiden RI Kelima itu, secara prinsip dia ingin ibu kota baru tak lagi diberi beban seperti Jakarta. "Dimana semuanya campur aduk menjadi satu sehingga cenderung semrawut antara kota pemerintahan, kota bisnis, kota manufaktur, dan lain-lain," ujarnya.

Dia bercerita pascakemerdekaan, Jakarta sebenarnya hanya berada di wilayah Menteng, Jakarta Pusat. Mereka yang tinggal kawasan elit ini dikenal sebagai Anmen alias Anak Menteng. Tidak ada wilayah lainnya seperti Kebayoran, Tebet, dan wilayah lainnya.

Karena sejak kecil berada di wilayah sekitar istana, Megawati mengaku melihat perkembangan Jakarta dilakukan tanpa sebuah tata kota yang baik. Ke depan, ibu kota baru diharapkan tidak boleh mengulangi pengalaman Jakarta saat itu lagi.

"Artinya tata ruangnya ditentukan dengan baik,  untuk jangka panjang. Jadi harus komit ya. Jadi kalau sejak awal ditentukan untuk ruang terbuka, ya untuk terbuka, enggak boleh berubah. Kalau untuk pertanian ya pertanian," tambahnya.

Beberapa negara dinilai dapat menjadi rujukan Indonesia memindahkan ibu kota seperti Canberra, Ibu Kota Australia. Wilayah itu hingga kini memang cenderung sepi dibandingkan kota lainnya dan lebih dikenal sebagai kawasan pemerintahan.

Contoh lainnya adalah Amerika. Negara Adi Daya itu menjadikan Washington DC sebagai ibu kota negara. Sementara itu New York yang lebih dikenal masyarakat dunia menjadi pusat bisnis negara itu.

"Artinya ini kan harus dijadikan sebuah pemikiran yang matang. Dan kita tahu kan Kaltim kaya dengan tambang, mineral. Lalu konsekuensi logisnya bagaimana. Ini juga akan ini harus dibuat peraturan-peraturan yang mengikat. Sehingga tidak terganggu di masa yang akan datang. Ya ibukota is ibukota," tuturnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Ibu Kota Dipindah, megawati

Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top