Jokowi Bakal Bikin Kementerian Baru dan Gabung Kementerian Lama

Kendati demikian, Jokowi belum bersedia mengumumkan kementerian apa yang dimaksud. "Nanti kalau sudah waktunya tahu semua. Jangan nebak-nebak," kata Jokowi.
Yodie Hardiyan
Yodie Hardiyan - Bisnis.com 14 Agustus 2019  |  21:27 WIB
Jokowi Bakal Bikin Kementerian Baru dan Gabung Kementerian Lama
Presiden Joko Widodo (kiri) berbincang dengan Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan (kanan) saat mengunjungi Dermaga Jetty Samosir di kawasan Pantai Pasir Putih, Samosir, Sumut, Selasa (30/7/2019). - ANTARA/Akbar Nugroho Gumay

Bisnis.com, JAKARTA -- Presiden Joko Widodo menyatakan bakal membentuk kementerian baru serta menggabung kementerian yang sudah ada pada periode kedua pemerintahannya pada 2019-2024.

Jokowi yang akan berpasangan dengan Wakil Presiden terpilih Ma'ruf Amin itu menyatakan terdapat perubahan nomenklatur kementerian. "[Kementerian] ada yang digabung. Ada yang baru," kata Jokowi seusai menghadiri upacara peringatan Hari Pramuka ke-58 Tahun 2019 di Cibubur, Jakarta Timur, Rabu (14/8/2019).

Kendati demikian, Jokowi belum bersedia mengumumkan kementerian apa yang dimaksud. "Nanti kalau sudah waktunya tahu semua. Jangan nebak-nebak," kata Jokowi.

Jokowi menyatakan pengumuman kabinet baru itu akan disesuaikan dengan momentum. Jokowi menilai pengumuman kabinet akan semakin baik apabila diumumkan lebih cepat. Jokowi mengaku masih melakukan perhitungan.

Mantan Wali Kota Solo itu menyatakan sebanyak 55 persen menteri di kabinetnya nanti merupakan kaum profesional, sedangkan 45 persen lainnya berasal dari partai politik. Umur para menteri itu disebutnya bervariasi.

"Ya, ada yang umur-umur itu (25-30 tahun) betul. Ada yang muda. Setengah muda. Ada yang setengah tua," kata Jokowi yang menyatakan bahwa keputusan pemilihan menteri merupakan hak preogratif Presiden.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Jokowi, Kabinet Jokowi-Ma'ruf

Editor : M. Taufikul Basari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top