Wapres Jusuf Kalla Sindir Kepala Daerah yang Sibuk Studi Banding

Wakil Presiden Jusuf Kalla menyindir para kepala daerah yang sibuk studi banding ke mancanegara namun tidak diterapkan dalam pembangunan kota yang dipimpinnya.
Anggara Pernando
Anggara Pernando - Bisnis.com 12 Juli 2019  |  10:53 WIB
Wapres Jusuf Kalla Sindir Kepala Daerah yang Sibuk Studi Banding
Wakil Presiden Jusuf Kalla - Antara

Bisnis.com, JAKARTA – Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menyindir para kepala daerah yang sibuk studi banding ke mancanegara, namun tidak menerapkan hasil studi banding itu dalam pembangunan kota yang dipimpinnya.

“Jangan hanya kita studi banding ke Singapura, Tokyo atau ke mana saja, tapi tidak melaksanakannya [hasil studi banding] dengan baik,” kata Jusuf Kalla pada pembukaan Rating Kota Cerdas Indonesia di Istana Wakil Presiden Jakarta, Jumat (12/7/2019).

MenurutJusuf Kalla, untuk studi banding para pemimpin daerah sebaiknya ke kota-kota di Indonesia yang sudah terbukti berhasil menerapkan pembangunan kota cerdas.

“Studi banding ke kota lain [di Indonesia saja], Surabaya bersih atau Tangerang baik, ya studi banding ke situ. Singapura [atau negara lain] terlalu jauh. Dan lebih murah kalau studi banding [di Surabaya saja],” katanya.

Jusuf Kalla menyebut memanfaatkan teknologi dalam membangun kota merupakan sebuah kebutuhan. Untuk kota-kota yang menjadi psat urbanisasi, teknologi dibutuhkan untuk mempercepat pelayanan pada masyarakat termasuk memberikan kemudahan. Sedangkan, untuk kota dengan basis pertumbuhan adalah pertanian maka teknologi yang dimanfaatkan adalah pengganti tenaga manusia dengan mekanisasi pertanian.

“Karena itu dua-duanya [penggunaan teknologi di kota industri dan kota pertanian] nanti seimbang. Akibat berkurangnya tenaga kerja di desa nanti dan sekarang, maka desa akan mekanisasi. Sebaliknya di kota, untuk memenuhi kebutuhan penduduk yang tinggi, maka layanan harus lebih cepat dan lebih baik,” katanya.

Lebih lanjut, Jusuf Kalla menambahkan saat ini Indonesia membutuhkan lebih banyak orang-orang yang mau bekerja untuk memajukan negara ini, tapi saat ini, banyak eleman bangsa yang lebih sibuk berbicara.


 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
teknologi, jusuf kalla, studi banding, kota cerdas

Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top
Tutup