Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Setelah Golkar, PKB, dan Nasdem, Giliran PPP Temui Jokowi di Istana Bogor

Pertemuan juga sekaligus memberitahukan akan diselenggarakannya Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) PPP pada minggu mendatang.
Amanda Kusumawardhani
Amanda Kusumawardhani - Bisnis.com 09 Juli 2019  |  18:19 WIB
Setelah Golkar, PKB, dan Nasdem, Giliran PPP Temui Jokowi di Istana Bogor
Anggota Komisi III DPR dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan Arsul Sani. -Bisnis.com - Samdysara Saragih
Bagikan

Kabar24.com, BOGOR — Sejumlah pengurus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) bertemu dengan Presiden Joko Widodo di Istana Bogor.

Sekretaris Jenderal PPP Arsul Sani mengatakan bahwa pertemuan dengan Presiden Jokowi merupakan bentuk silaturahmi setelah Jokowi terpilih menjadi Presiden terpilih periode 2019—2024.

Tak hanya itu, dia mengungkapkan pertemuan juga sekaligus memberitahukan akan diselenggarakannya Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) PPP pada minggu mendatang.

"Nah dalam rangkaian kegiatan Mukernas ini, maka PPP bersilaturahmi dengan Pak Jokowi untuk menyampaikan  masukan-masukan tentang program ekonomi keumatan dan penguatan lembaga pendidikan keagamaan dan pondok pesantren yang perlu menjadi prioritas pemerintahan periode kedua beliau," tekannya, Selasa (9/7/2019).

PPP merupakan partai keempat dalam Koalisi Indonesia Kerja yang melakukan pertemuan dengan Presiden Jokowi. Sebelumnya, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto beserta rombongan bertemu Presiden Jokowi di Istana Bogor, disusul oleh Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar beserta rombongan di Istana Merdeka, dan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh di Istana Bogor.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jokowi ppp partai persatuan pembangunan
Editor : Stefanus Arief Setiaji
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top