5 Terpopuler Nasional, Ini Syarat Agar Prabowo-Sandi Menang di MK dan Polri Minta Tambah Anggaran Rp12,9 Triliun

Syarat agar Prabowo-Sandi dapat menang gugatan sengketa hasil Pilpres 2019 di MK menjadi berita terpopuler di kanal Nasional Bisnis.com pada hari Rabu (19/6/2019).
Ahmad Rifai
Ahmad Rifai - Bisnis.com 19 Juni 2019  |  19:05 WIB
5 Terpopuler Nasional, Ini Syarat Agar Prabowo-Sandi Menang di MK dan Polri Minta Tambah Anggaran Rp12,9 Triliun
Hakim Mahkamah Konstitusi menunjukan sebagian bukti pihak pemohon yang belum bisa diverifikasi saat sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) presiden dan wakil presiden di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Rabu (19/6/2019). - ANTARA/Hafidz Mubarak A

1. Ini Syarat Agar Prabowo-Sandi Menang di MK

Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno masih berjuang untuk memenangi kontestasi pemilihan presiden 2019, dengan langkah terakhirnya yaitu lewat gugatan ke Mahkamah Konstitusi.

Walaupun terus-terusan mengklaim menang, namun langkah Prabowo-Sandi di MK cukup berat.

Lantas apa saja yang harus dilakukan pasangan 02 itu agar dapat menang di MK? Baca selengkapnya di sini.

2. Kivlan Zen Merasa Difitnah, Polisi Sebut Itu Hak Konstitusional

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo menyebut anggapan Kivlan Zen bahwa dirinya merasa difitnah setelah menjalani konfrontasi di Mapolda Metro Jaya, Selasa (18/6) adalah hak konstitusional.

"Itu merupakan hak konstitusional dari yang bersangkutan dalam pemeriksaan. Silahkan saja," ujar Brigjen Dedi di Jakarta, Rabu (19/6/2019).

Baca selengkapnya di sini.

3. Haris Azhar Urung Jadi Saksi Prabowo-Sandi

Direktur Eksekutif Lokataru Haris Azhar urung menjadi saksi dari pihak kuasa hukum Prabowo Subianto - Sandiaga Uno dalam sidang sengketa hasil pemilihan presiden 2019 di Mahkamah Konstitusi.

Haris melayangkan surat kepada majelis hakim MK dan menyampaikan dirinya tak bersedia bersaksi di hadapan Mahkamah.

Baca selengkapnya di sini.

4. Ini Jenis Peluru Tajam yang Menembus 9 Orang Pada Rusuh 21-22 Mei 2019

Polri mengungkapkan jenis peluru tajam yang digunakan pelaku untuk menembus tubuh 9 orang pada aksi yang berujung rusuh pada 21-22 Mei 2019.

Peluru tersebut berkaliber 5,56 milimeter dan kaliber 9 milimeter. Baca selengkapnya di sini.

5. Polri Minta Tambah Anggaran Rp12,9 Triliun, Ini Alasannya

Polri meminta tambahan anggaran Rp12,9 triliun ke DPR dan Pemerintah.

Dasar permintaan tambahan anggaran itu karena jumlah anggota Polri sudah semakin banyak hingga mencapai 160.000 personel.

Baca selengkapnya di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
polisi, polri, mahkamah konstitusi, prabowo subianto, Haris Azhar, Kivlan Zen, Aksi 22 Mei

Editor : Surya Rianto

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top
Tutup