Unjuk Rasa Besar Siap Sambut Kunjungan Presiden Trump ke Inggris

Diperkirakan akan ada puluhan ribu pengunjuk rasa yang ikut serta dalam "Carnival of Resistance" yang memprotes berbagai kebijakan Presiden AS Donald Trump di London, Inggris.
Annisa Margrit
Annisa Margrit - Bisnis.com 04 Juni 2019  |  10:16 WIB
Unjuk Rasa Besar Siap Sambut Kunjungan Presiden Trump ke Inggris
Presiden AS Donald Trump dan Ratu Elizabeth dari Inggris bersulang dalam acara makan malam resmi di Istana Buckingham, London, Inggris, Senin (3/6/2019). - Reuters/Dominic Lipinski

Bisnis.com, JAKARTA -- Kunjungan Presiden AS Donald Trump ke Inggris kemungkinan bakal diwarnai unjuk rasa besar-besaran dari warga negara Eropa Barat itu.
 
Trump dan istrinya, Melania, tiba di London pada Senin (3/6/2019) waktu setempat untuk kunjungan kenegaraan selama 3 hari. 
 
Reuters melansir Selasa (4/6), puluhan ribu pengunjuk rasa diperkirakan ikut serta dalam "Carnival of Resistance" alias Karnaval Perlawanan di pusat London, untuk menyampaikan protes terhadap berbagai kebijakan Trump. Kelompok aktivis lingkungan, aktivis anti rasisme, dan aktivis hak-hak perempuan termasuk di dalamnya.
 
Selain di London, unjuk rasa juga akan dilakukan di 14 kota lainnya di berbagai wilayah Inggris.
 
Beberapa kebijakan Trump yang dinilai bermasalah oleh warga Inggris adalah larangan bepergian ke AS bagi warga negara-negara mayoritas Muslim, keputusan menarik AS dari kesepakatan melawan perubahan iklim, dan kritik yang disampaikannya terhadap sejumlah politisi Inggris.
 
Bahkan, acara makan malam kenegaraan yang digelar atas nama Trump diboikot oleh sejumlah anggota Parlemen, termasuk pemimpin Partai Buruh Jeremy Corbyn.
 
Sebuah balon raksasa yang berbentuk bayi mirip Trump, dengan wajah seakan cemberut dan menggunakan popok, juga akan diterbangkan di luar gedung Parlemen Inggris, pada waktu yang sama ketika dia diagendakan melakukan pembicaraan dengan Perdana Menteri (PM) Inggris Theresa May di Downing Street, Selasa (4/6).
 
Polisi akan menutup sejumlah jalan yang menuju Downing Street, yang tak jauh dari gedung Parlemen, untuk melindungi Trump dan keluarganya. 
 
Meski demikian, Trump mengklaim warga Inggris mencintainya. Dia mengaku dirinya lebih dekat dengan pemimpin Inggris dibandingkan para presiden AS lainnya--menyinggung darah Skotlandia dari ibunya dan dua lapangan golf miliknya di Inggris.
 
Ini bukanlah kunjungan pertama Trump ke Inggris. Pada Juli 2018, biaya yang dikeluarkan oleh kepolisian Inggris untuk mengamankan kunjungan presiden ke-45 AS itu mencapai lebih dari 14,2 juta pounds atau sekitar US$17,95 juta, termasuk untuk mengerahkan 10.000 polisi dari seluruh Inggris.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Donald Trump

Sumber : Reuters

Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top