Warga Gorontalo Diimbau Tak Berangkat ke Jakarta pada 22 Mei

Menjelang pengumuman hasil pemilu pada 22 Mei 2019 aparat berupaya mencegah pengerahan massa ke Jakarta.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 19 Mei 2019  |  20:29 WIB
Warga Gorontalo Diimbau Tak Berangkat ke Jakarta pada 22 Mei
Suasana sejumlah saksi memeriksa berkas rekapitulasi dalam Rapat Pleno Rekapitulasi Hasil Penghitungan dan Perolehan Suara Tingkat Nasional Dalam Negeri dan Penetapan Hasil Pemilu 2019 di kantor KPU, Jakarta, Minggu (12/5/2019). - ANTARA FOTO/Reno Esnir

Bisnis.com, GORONTALO - Menjelang pengumuman hasil pemilu pada 22 Mei 2019 aparat berupaya mencegah pengerahan massa ke Jakarta.

Upaya persuasif di antaranya dilakukan dengan imbauan agar warga tidak datang ke Jakarta saat KPU mengumumkan kasil resmi Pemilu 2019.

Di Gorontalo, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah Gorontalo Daeng Rosada mengimbau berbagai pihak agar tidak melakukan mobilisasi massa saat pengumuman hasil Pemilu serentak pada 22 Mei nanti.

"Saya berharap jangan ada mobilisasi massa turun ke jalan. khususnya untuk menduduki KPU dan Bawaslu di pusat maupun di daerah," ujar Daeng Rosada di Gorontalo, Minggu (19/5/2019).

Daeng Rosada meminta kepada masyarakat Gorontalo untuk tidak berangkat ke Jakarta berpartisipasi dalam merayakan kemenangan salah satu pasangan tertentu.

"Apalagi kondisi di bulan suci Ramadan ini agar dapat terus aman dan jangan masyarakat terpengaruh untuk datang ke Jakarta," kata Daeng Rosada.

"Mari kita sambut keputusan KPU pusat terkait dengan rencana penetapan Presiden dan Wakil Presiden terpilih dengan suka cita," ungkapnya.

Daeng Rosada menambahkan siapa pun presiden dan wakil presiden yang akan terpilih nantinya itu adalah pemimpin kita semua. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kpu, Aksi 22 Mei

Sumber : Antara

Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top