Situng KPU Dekati 70 Persen, Peneliti Populi Center : Tidak Akan Banyak Berubah

Dari data KPU, pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin mengumpulkan 60,24 juta atau 56,31% suara. Adapun pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga S. Uno mengoleksi 46,74 juta atau 43,69% suara.
Stefanus Arief Setiaji
Stefanus Arief Setiaji - Bisnis.com 07 Mei 2019  |  14:48 WIB
Situng KPU Dekati 70 Persen, Peneliti Populi Center : Tidak Akan Banyak Berubah
Pekerja memasukkan data ke Sistem Informasi Penghitungan (Situng) DKI Jakarta di Hotel Merlyn Park, Jakarta, Minggu (21/4/2019). Hasil penghitungan suara Pemilu Presiden (Pilpres) 2019 yang dimuat dalam Situng milik KPU masih terus bergerak dan ditampilkan dalam portal pemilu2019.kpu.go.id - Antara

Kabar24.com, JAKARTA — Proses penghitungan suara berbasis data C1 yang diunggah melalui situas resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU) hingga pukul 14.30 Wib sudah mencapai 69,83% atau mendekati angka 70%.

Hal yang sama dengan dengan proses hitung suara oleh lembaga nonprofit, Kawal Pemilu yang mencapai angka 68,18%.

Dari data KPU, pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin mengumpulkan 60,24 juta atau 56,31% suara.

Adapun pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga S. Uno mengoleksi 46,74 juta atau 43,69% suara.

Total data C1 masuk yang sudah direkap mencakup 568.019 tempat pemungutan suara (TPS) dari total 813.350 TPS.

Sementara itu data kawalpemilu.org mencatat perolehan suara paslon Jokowi-Ma’ruf sebanyak 57,52 juta suara, sedangkan paslon Prabowo-Sandiaga 46,21 juta suara. Angka itu diambil dari 557.333 TPS atau 68,18% dari data TPS KPU.  

Mencermati data masuk yang sudah mendekati 70%, peneliti Populi Center Hartanto Rosojati mengatakan bahwa kemungkinan besar hasil penghitungan suara dari data C1 tidak akan banyak berubah atau relatif sama.

“Kalau data masuk sudah 70%, hasilnya relatif sama. Kalaupun berubah kemungkinan 1%—2%,” ujarnya saat diminta pendapatnya, Selasa (7/5/2019).

Dengan jumlah C1 yang direkapitulasi sudah mendekati 70%, Hartanto menyebut data itu sudah cukup solid atau tidak banyak mengalami pergeseran.

Sebagai peneliti yang juga terlibat dalam proses hitung cepat di Pemilu 2019, Hartanto menilai raihan suara setiap capres-cawapres memang sangat dipengaruhi dari basis wilayah penghitungan masing-masing calon.

“Tapi kalau melihat data yang masuk dari beberapa wilayah sampai saat ini, datanya relatif solid,” katanya.

KPU menyebut data entri melalui situs penghitungan suara atau Situng KPU merupakan data yang disalin dari Salinan Formuli C1 yang diterima lembaga penyelenggara Pemilu dari setiap kabupaten/kota.

Data di Situng KPU juga merupakan hasil resmi penghitungan perolehan suara. Penetapan perolehan suara masing-masing capres-cawapres dilakukan secara berjenjang sesuai dengan keputusan rapat pleno terbuka.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
penghitungan suara, Pemilu 2019

Editor : Stefanus Arief Setiaji

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top