Cerita Tim Sosial Media Jokowi-Ma'ruf Tumbangkan 02

TKN Jokowi-Ma'ruf menggelar syukuran kemenangan capres-cawapres besutannya Jokowi-Ma'ruf di kantor Tim Sosial Media TKN, di bilangan Patra, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (30/4/2019).
Aziz Rahardyan
Aziz Rahardyan - Bisnis.com 30 April 2019  |  16:59 WIB
Cerita Tim Sosial Media Jokowi-Ma'ruf Tumbangkan 02
TKN Jokowi-Ma'ruf bersama Tim Sosial Media TKN menggelar syukuran kemenangan capres-cawapres Jokowi-Ma'ruf di bilangan Patra Kuningan, Selasa (30/4/2019) - Doc. Humas

Bisnis.com, JAKARTA — TKN Jokowi-Ma'ruf menggelar syukuran kemenangan capres-cawapres besutannya Jokowi-Ma'ruf di kantor Tim Sosial Media TKN, di bilangan Patra, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (30/4/2019).

Di tempat acara, tampak Ketua TKN Erick Thohir dan Sekretaris TKN Hasto Kristiyanto yang menyampaikan terima kasih kepada Tim Sosial Media TKN yang sehari-harinya 'bertempur' melawan isu, berita, atau hoaks yang dilontarkan kubu lawan.

Koordinator Tim Sosial Media TKN yaitu Bendahara TKN Wahyu Sakti Trenggono dan Jubir TKN Arya Sinulingga pun mengungkap sejarah dan jasa-jasa tim ini.

Berawal dari keluhan capres-nya Joko Widodo terkait banyaknya isu-isu negatif yang beredar di sosial media sejak November 2018, Arya menyebut tim ini sebenarnya dibuat secara mendadak.

"Ketika pak Jokowi mengeluh mengenai sosmed, akhirnya diambil lah sebuah langkah besar oleh mas Hasto dan mas Treng. Akhirnya menugaskan kami untuk membentuk tim dalam tempo yang sesingkat-singkatnya," ujar Arya.

"Hanya 2 hari, terkumpul 120 orang. Mulai Desember set up alat, mulai 4 Desember langsung bekerja. Pertengahan Desember, langsung sosmed Pilpres diambil-alih oleh TKN, 02 langsung tumbang sampai hari ini," tambah politisi Perindo ini disambut tawa para hadirin.

Arya mengungkap bahwa TKN Jokowi-Ma'ruf berterima kasih pada tim relawan yang ikut berjuang dan bekerja sama membangun iklim dominasi Jokowi-Ma'ruf di sosial media, sekaligus mengungkap kisah-kisah unik dan lucu bersama mereka.

Seperti ditolaknya Arya oleh para relawan pada awal menjadi komandan Tim Sosial Media, sebab merupakan jurkam Prabowo-Hatta pada Pilpres 2014.

Atau cerita terkait sosial media yang dikuasai BPN Prabowo-Sandiaga selepas pemungutan suara, sebab anggota Tim Sosial Media ditarik menjadi bagian tim real count.

"Ketika quick count dimulai 17 April, mencari orang yang bisa dipercaya memasukan C1 itu sangat sulit. Membutuhkan 240 orang. Karena kita sudah punya pasukan sosmed, langsung dibalik saja, tim sosmed dibalik jadi tim real count. Jadi dalam tempo 3 hari, kita langsung kalah di sosmed," ungkap Arya sembari terkekeh.

"Tapi inilah kita sangat efisien, efektif dan bener bener cyber. Tim cyber army yang betul-betul real. Bukan untuk Jokowi, tapi untuk bangsa Indonesia," tutupnya.

Dalam acara ini turut hadir Jubir TKN sekaligus Politisi NasDem Johnny G Plate, Direktur Relawan TKN Maman Imanulhaq, dan Wakil Ketua TKN Abdul Kadir Karding, serta tokoh wanita TKN seperti Meutia Hafid, Christine Hakim, dan Kirana Larasati.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Jokowi, Pemilu 2019

Editor : Akhirul Anwar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top