Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BPN Yakin Kecurangan Surat Suara Tak Hanya di Malaysia

Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Djoko Santoso mencurigai kecurangan Pemilu tak hanya terjadi di Malaysia, tetapi wilayah lain.
Feni Freycinetia Fitriani
Feni Freycinetia Fitriani - Bisnis.com 13 April 2019  |  19:43 WIB
Petugas sortir dan lipat surat suara menunjukan surat suara yang terdapat kerutan di surat suara Pilpres, di Gudang Logistik KPU Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Selasa(19/2/2019). - ANTARA/Adeng Bustomi
Petugas sortir dan lipat surat suara menunjukan surat suara yang terdapat kerutan di surat suara Pilpres, di Gudang Logistik KPU Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Selasa(19/2/2019). - ANTARA/Adeng Bustomi

Bisnis.com, JAKARTA - Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Djoko Santoso mencurigai kecurangan Pemilu tak hanya terjadi di Malaysia, tetapi wilayah lain.

"Kalau saya ya pasti ada [kecurangan Pemilu di daerah lain]," katanya di Hotel Sultan, Sabtu (13/4/2019).

Meski demikian, dia tak menyebutkan wilayah mana saja yang memiliki potensi terjadi kecurangan terkait kertas suara jelang hari H pencoblosan.

Walau begitu, BPN menyerahkan kasus ini sepenuhnya kepada pihak berwenang dan aparat yang berwajib agar bisa diselesaikan segera mungkin.

"Kita rakyat mau melihat bagaimana aparat yang berwajib menyelesaikan masalah ini. Kita berharap itu prosedur mekanisme benar-benar netral dan objektif. Kita serahkan saja," ungkapnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, beredar video surat suara untuk pasangan Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin dan salah satu Caleg Partai Nasdem yang telah dicoblos di Malaysia. 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

surat suara Pilpres 2019
Editor : Akhirul Anwar

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top