Trump : Penghentian Latihan Militer dengan Korsel Bukan Konsensi KTT dengan Kim Jong-un

Presiden AS, Donald Trump membantah bahwa dirinya telah memerintahkan penghentian latihan militer bersama Korea Selatan sebagai konsesi bagi pemimpin totaliter Korea Utara, Kim Jong-un.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 05 Maret 2019  |  09:50 WIB
Trump : Penghentian Latihan Militer dengan Korsel Bukan Konsensi KTT dengan Kim Jong-un
Presiden Amerika Serikat Donald Trump (kiri) dan Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un melakukan pertemuan bilateral, di Hotel Metropole, Hanoi, Vietnam, Kamis (28/2/2019). - REUTERS/Leah Millis

Bisnis.com, JAKARTA - Presiden AS, Donald Trump membantah bahwa dirinya telah memerintahkan penghentian latihan militer bersama Korea Selatan sebagai konsesi bagi pemimpin totaliter Korea Utara, Kim Jong-un.

Manuver-manuver militer dalam skala besar yang dilakukan setiap tahun untuk menjaga kesiapan pasukan Kores Selatan dari kemungkinan serangan Korea Utara memang dihentikan sesaat setelah Trump mengelar KTT dengan Kim di Hanoi pekan lalu.

"Latihan militer, atau permainan perang seperti yang saya sebut, tidak pernah dibahas dalam pembicaraan saya dengan Kim Jong Un," ujar Trump seperti dikutip ChannelNewsAsia.com, Selasa (5/3/2019).

Dia mengaku sudah membuat keputusan itu sejak lama karena terlalu banyak uang yang dikeluarkan AS untuk membiayai 'permainan' itu, sedangkan penggantian atas uang itu tidak ada, ujarnya melalui kicauan di Twitter.

Sedikitnya terdapat 30.000 tentara AS yang ditempatkan di Korea Selatan, dan latihan tahunan mereka dengan puluhan ribu tentara Korea Selatan telah membuat marah Korea Utara yang menyebut langkah itu sebagai persiapan invasi.

Dalam beberapa kesempaan Trump mengeluh tentang biaya latihan yang digambarkannya sebagai "sangat, sangat mahal."

KTT Trump dengan Kim di Hanoi, Vietnam, berakhir tanpa kemajuan untuk membuat negara itu menghentikan program nuklirnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
korut, korut, kim jong un

Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top