Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Tensi India-Pakistan, Narendra Modi Beri Kebebasan Pasukan Bersenjata Lindugi Negara

"Ini merupakan langkah yang diperlukan untuk melindungi negara dan Perdana Menteri Narendra Modi memberikan kebebasan kepada pasukan bersenjata. Segenap rakyat India mendukung pasukan bersenjata," kata Javadekar.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 27 Februari 2019  |  20:14 WIB
Warga meneriakkan yel-yel setelah pihak berwenang India mengatakan jet mereka melakukan serangan udara di kamp-kamp militan di wilayah Pakistan, di New Delhi, India, 26 Februari 2019. REUTERS - Adnan Abidi
Warga meneriakkan yel-yel setelah pihak berwenang India mengatakan jet mereka melakukan serangan udara di kamp-kamp militan di wilayah Pakistan, di New Delhi, India, 26 Februari 2019. REUTERS - Adnan Abidi

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri India mengatakan militer negaranya harus mengambil langkah untuk melindungi negara setelah pesawat tempur India menyerbu kamp yang diduga milik kelompok militan di Pakistan.

Dikutip dari Antara Rabu (27/2/2019), Menteri Pengembangan Sumber Daya Manusia Prakash Javadekar mengatakan bahwa Perdana Menteri Narendra Modi memberi kebebasan kepada militer untuk menanggapi serangan terhadap konvoi polisi paramiliter India di wilayah sengketa Kashmir pada 14 Februari.

Akibat insiden tersebut, hubungan antara India dan Pakistan memanas.

Pakistan meremehkan insiden pada Selasa, lantaran tidak menimbulkan adanya korban jiwa. Pihaknya mengatakan sejumlah pesawat tempur India "melepaskan hulu ledak" secara tergesa-gesa di wilayah hutan setelah menyeberangi Garis Kontrol (LoC) Kashmir, yang menjadi perbatasan 'de facto' antara kedua negara.

"Ini merupakan langkah yang diperlukan untuk melindungi negara dan Perdana Menteri Narendra Modi memberikan kebebasan kepada pasukan bersenjata. Segenap rakyat India mendukung pasukan bersenjata," kata Javadekar.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

india pakistan

Sumber : Antara

Editor : Akhirul Anwar
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top