5 Berita Populer Nasional, Ani Yudhoyono Sakit Kanker Darah dan KPU Minta Warga Tak Pilih Mandala Shoji

SBY yang menyebut istrinya, Ani Yudhoyono mengidap kanker darah menjadi berita terpopuler di kanal Nasional Bisnis.com pada hari Rabu (13/2/2019).
Ahmad Rifai | 13 Februari 2019 17:42 WIB
Ani Yudhoyono dan Susilo Bambang Yudhoyono - Instagram@aniyudhoyono

1. Ani Yudhoyono Sakit Kanker Darah, Ini Penjelasan Lengkap SBY dari Singapura

Lewat rekaman yang beredar pada Rabu (13/2/2019), Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menjelaskan kondisi kesehatan sang istri, Ani Yudhoyono.

SBY memberitahu bahwa Ani Yudhoyono yang tengah menjalani pengobatan dan perawatan di Singapura mengalami kanker darah.

Baca selengkapnya di sini.

2. Sepak Terjang Penyandang Dana ISIS, Harry Kuncoro, di Indonesia

Harry Kuncoro, terduga penyandang dana ISIS atau Negara Islam Irak dan Suriah di Indonesia, berhasil diamankan Detasemen Khusus 88 Antiteror (Densus 88) di Bandara Soekarno-Hatta pada 3 Januari 2019.

Ia diduga bakal bergabung dengan ISIS di Suriah. Belum banyak yang tahu, ternyata Haryy Kuncoro dekat dengan Umar Patek dan pernah jadi murid Abu Bakar Ba'asyir.

Baca selengkapnya di sini.

3. Dicoret dari Daftar Caleg, KPU Minta Warga Tak Pilih Mandala Shoji

Artis yang juga calon anggota legislatif Mandala Shoji dipastikan tidak memenuhi syarat lagi sebagai peserta pemilu.

KPU daerah nantinya akan melakukan sosialisasi kepada warga untuk tidak memilih Mandala.

Baca selengkapnya di sini.

4. Dubes Rusia: Isu Propaganda Rusia Tak Ganggu Hubungan Indonesia-Rusia

Duta Besar Rusia untuk Indonesia Lyudmila Vorobieva menyatakan pernyataan calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo soal 'propaganda Rusia' beberapa waktu lalu tidak memengaruhi hubungan Indonesia dan Rusia.

Vorobieva mengungkapkan soal 'isu Rusia' tersebut sudah selesai. Ia menegaskan bahwa posisi Rusia dalam pemilihan umum Indonesia telah jelas.

Baca selengkapnya di sini.

5. JK Larang Ahok Masuk TKN Jokowi-Ma'ruf, Ini Penjelasan Sekjen PDIP

Sekjen DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto memberi klarifikasi terkait pernyataan Ketua Dewan Pengarah TKN Jokowi-Ma'ruf Jusuf Kalla tentang imbauan agar Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok tidak perlu masuk struktur TKN.

Hasto mengatakan bahwa Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok bukannya tidak boleh masuk tim kampanye Jokowi-Ma'ruf.

Tetapi. . . . Baca selengkapnya di sini.

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top