Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ada Retakan Baru di Gunung Anak Krakatau, Benarkah Memicu Tsunami?

Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan adanya retakan baru di Gunung Anak Krakatau.
Hafiyyan
Hafiyyan - Bisnis.com 02 Januari 2019  |  18:02 WIB
Warga berlari saat air laut pasang di Desa Sumur, Banten, Selasa (25/12/2018). - ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja
Warga berlari saat air laut pasang di Desa Sumur, Banten, Selasa (25/12/2018). - ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja

Bisnis.com, JAKARTA - Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan adanya retakan baru di Gunung Anak Krakatau.

Namun, instansi keilmubumian tersebut menyatakan bahwa retakan Gunung Anak Krakatau belum berpotensi tsunami.

 

Deputi Bidang Geofisika BMKG Muhammad Sadly menyampaikan, dari pemantauan udara yang terakhir dilakukan, tim gabungan dari BMKG, TNI AU, Badan Geologi Kementerian ESDM, dan Menko Maritim menemukan adanya retakan baru di Gunung Anak Krakatau.

 

Kendati retakan tersebut dinilai kecil kemungkinannya memicu bahaya tsunami, tim gabungan tetap bersiap melakukan survei melalui udara dan laut.

 

“Memang ada retakan. Kami masih menyiapkan untuk survei lanjutan mengenai situasi Gunung Anak Krakatau,” ujarnya saat dihubungi, Rabu (2/1/2019).

 

Secara garis besar, situasi Gunung Anak Krakatau cenderung membaik seiring dengan berkurangnya aktivitas erupsi. Oleh karena itu, zona kewaspadaan sudah dikurangi menjadi 500 meter dari titik pantai di Lampung dan Banten, dari jarak sebelumnya yang mencapai 1 kilometer.

 

Badan Geologi sendiri masih menetapkan status siaga untuk Gunung Anak Krakatau. Untuk memperbarui status, tim gabungan sudah menyiapkan survei lanjutan.

 

“Kalau cuaca memungkinkan, kami sewaktu-waktu dapat terbang, karena pesawat sudah disiapkan di Bandara Halim Perdanakusuma. Tantangannya memang dari laut karena gelombang cukup tinggi,” paparnya.

 

Dia pun mengimbau kepada masyarakat untuk mengambil informasi mengenai perkembangan situasi Gunung Anak Krakatau melalui aplikasi BMKG mobile ataupun situs Badan Geologi Kementerian ESDM https://magma.vsi.esdm.go.id/

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

BMKG Gunung Anak Krakatau Tsunami Selat Sunda
Editor : Yusuf Waluyo Jati
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top