Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Warga Cirebon Mulai Bersihkan Puing Akibat Puting Beliung

Warga Desa Panguragan Kulon, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, yang terdampak bencana angin puting beliung mulai membersihkan rumahnya dari puing-puing bangunan.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 31 Desember 2018  |  11:34 WIB
Warga Cirebon mulai membersihkan rumah yang dihantam angin puting beliung. - Antara/Khaerul Izan
Warga Cirebon mulai membersihkan rumah yang dihantam angin puting beliung. - Antara/Khaerul Izan

Bisnis.com, CIREBON – Warga Desa Panguragan Kulon, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, yang terdampak bencana angin puting beliung mulai membersihkan rumahnya dari puing-puing bangunan.

Seorang warga, Amir 24 tahun, di Cirebon mengatakan dia sudah mulai membersihkan rumahnya dari puing-puing bangunan, setelah pada Minggu (30/12/2018) angin puting beliung menerjang permukiman setempat.

"Mulai dibersihkan, karena memang rumah saya hancur, atapnya juga pada terbang," tutur Amir pada Senin (31/12/2018).

Dia menambahkan angin puting beliung menerjang pada Minggu sore dan pada saat itu dia sedang di dalam rumah.

Rumahnya tidak bisa dihuni lagi, karena atap rumah sudah hancur terkena angin puting beliung, sehingga keluarganya mengungsi ke sanak saudara. "Untuk sementara waktu, kami mengungsi ke rumah saudara karena rumah sudah tidak bisa ditempati."

Dari data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cirebon, 165 rumah rusak akibat bencana puting beliung.

"Kami masih melakukan pendataan, namun data sementara ada 165 rumah rusak," Kata Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Cirebon, Eman Sulaeman.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

puting beliung cirebon

Sumber : Antara

Editor : M. Syahran W. Lubis
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top