Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Oligarki Politik Hambat Penguatan Demokrasi

Selain hilangnya kontestasi ideologi politik, oligarki yang mewarnai corak berpolitik DPR dan parpol merupakan persoalan krusial dalam penguatan demokrasi.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 04 Desember 2018  |  14:33 WIB
Oligarki Politik Hambat Penguatan Demokrasi
Ilustrasi - wakeup/world.com
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA—Selain hilangnya kontestasi ideologi politik, oligarki yang mewarnai corak berpolitik DPR dan parpol merupakan persoalan krusial dalam penguatan demokrasi.

Demikian dikemukakan pengamat politik dari UGM Arie Sujito dalam paparannya pada acara Seminar Nasional bertajuk “Penguatan Kelembagaan DPR Menuju Lembaga Perwakilan Modern” di Kompleks Parlemen, Selasa (4/12/2018).

Menurut Arie, setelah 20 tahun reformasi politik berjalan di Indonesia, sistem oligarki masih tetap terpelihara. Akibatnya, sebagai lembaga demokrasi, DPR tidak mengorientasikan dirinya pada peran representasi masyarakat sebagaimana seharusnya.

Padahal, sebagai representasi masyarakat, DPR memiliki pengaruh dan posisi yang sangat strategis,” ujarnya.

Kekuatan oligarki politik akan membuat parpol lebih berorinteasi pada pimpinanya ketimbang rakyat yang diwakilinya.     

Sedangkan dari sisi ideologi politik, Arie menilai hilangnya kontestasi politik telah membuat menonjolnya praktik kartel politik akhir-akhir ini.

Dia menilai menonjolnya kartel politik dan tampilan manuver akrobatik dari perilaku politisi mewarnai dinamika politik di Indonesia. Akibatnya, persaingan antarparpol gagal diisi dengan substansi tujuan pembangunan politik dalam koridor demokrasi keindonesiaan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

partai politik oligarki politik
Editor : Saeno
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top