Ayatollah Khamenei : Dunia Menentang Trump

Pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei menyatakan kebijakan Presiden Amerika Serikat Donald Trump ditentang seluruh dunia setelah Washington menyiapkan pengenaan kembali sanksi atas ekspor minyak dan sektor keuangan yang vital bagi Iran.
Sri Mas Sari | 03 November 2018 21:07 WIB
Ayatollah Ali Khamenei. - REUTERS
Bisnis.com, JAKARTA -- Pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei menyatakan kebijakan Presiden Amerika Serikat Donald Trump ditentang seluruh dunia setelah Washington menyiapkan pengenaan kembali sanksi atas ekspor minyak dan sektor keuangan yang vital bagi Iran.  
Khamenei, tulis Reuters, juga mengatakan musuh besar Iran, AS, telah gagal menegaskan kembali dominasinya terhadap Iran sejak Revolusi Islam 1979 yang menggulingkan Shah yang dibekingi AS. 
 
“Dunia menentang setiap keputusan yang dibuat Trump," kata Khamenei seperti dilansir Reuters, Sabtu (3/11/2018). 
 
"Tujuan Amerika adalah membangun kembali dominasi yang mereka punya [sebelum 1979], tetapi itu gagal. Amerika telah dikalahkan oleh Republik Islam dalam 40 tahun terakhir."
 
Washington pada Senin (5/11/2018) akan mengenalkan kembali sanksi luas atas penjualan minyak Iran yang vital dan sektor perbankan untuk memaksa Republik Islam itu bernegosiasi membatalkan program energi nuklir dan rudal balistik serta mengakhiri dukungan proksinya atas konflik di Timur Tengah.
 
Pemerintahan Trump kemarin mengatakan delapan negara importir untuk sementara akan diperbolehkan tetap membeli minyak Iran ketika sanksi diterapkan. Iran merupakan eksportir minyak terbesar ketiga di dunia.  
 
Jenderal Qassem Soleimani, Komandan pasukan elite Garda Revolusi Iran, Pasukan Guds yang menjalankan operasi luar negeri, merespons kicauan Trump kemarin yang terinspirasi Game of Thrones yang mengingatkan 'Sanctions are Coming
 
"Saya akan berdiri melawan Anda," kata Soleimani dalam Instagram.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
iran, nuklir iran, ayatollah ali khamenei

Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top