Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Batal 'Nyaleg', Aher Disebut-sebut Bakal Gantikan Sandiaga Uno di DKI?

Pengganti Wakil Gubernur DKI Jakarta, yang kosong ditinggalkan Sandiaga Uno karena telah mengundurkan diri sebagai bakal calon wakil presiden, jangan sampai menghasilkan 'matahari kembar' dalam pemerintahan.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kedua kiri), Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (kedua kanan), dan dan Gubernur Sumatra Selatan Alex Noerdin (kanan) menghadiri rapat terbatas persiapan Asian Games XVIII di kantor Presiden, Jakarta, Selasa (6/3/2018)./ANTARA-Puspa Perwitasari
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kedua kiri), Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (kedua kanan), dan dan Gubernur Sumatra Selatan Alex Noerdin (kanan) menghadiri rapat terbatas persiapan Asian Games XVIII di kantor Presiden, Jakarta, Selasa (6/3/2018)./ANTARA-Puspa Perwitasari

Bisnis.com, JAKARTA — Pengganti posisi Wakil Gubernur DKI Jakarta, yang ditinggalkan Sandiaga Uno karena telah mengundurkan diri sebagai bakal calon wakil presiden, jangan sampai memicu perebutan dominasi dan menimbulkan 'matahari kembar' dalam pemerintahan. 

Ketua DPP PKS, Aboe Bakar Al Habsyi mengatakan calon wakil gubernur baru harus mampu berkolaborasi dengan Gubernur Anies Baswedan agar tidak ada 'matahari kembar' di Ibu Kota. Oleh karena itu, partai politik pengusung akan melibatkan Anies  dalam menentukan wakilnya. 

“Pasti dia [Anies] mau orangnya kayak gimana. Cocok tidak saya sama dia. Bisa tidak saling pengertian dalam berbagai bidang,” katanya di Jakarta, Senin (13/8/2018). 

Aboe mengklaim PKS tidak akan terlalu ngotot mengajukan nama yang akan menjadi wakil gubernur. Jika diberikan, tentu partai akan bersyukur. Sementara itu, mantan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengundurkan diri sebagai bakal calon anggota legislatif. 

Pembatalan tersebut menjadi spekulasi bahwa kader PKS ini akan mengisi jabatan wakil gubernur. “Semua nama itu serba mungkin. Saya tidak bisa bicara sekarang ini. Karena apapun jadinya kalau misalnya sudah oke, kita akan umumkan,” ungkapnya. 


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor : Fajar Sidik
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper