Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Surat Pergantian Gatot Dibacakan di Paripurna DPR

Rapat paripurna DPR hari ini langsung membacakan surat Presiden Joko Widodo tentang pergantian Panglima TNI.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 05 Desember 2017  |  17:00 WIB
Surat Pergantian Gatot Dibacakan di Paripurna DPR
Presiden Joko Widodo (tengah) berbincang dengan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo (kedua kiri), Kepala Staf TNI AL Laksamana TNI Ade Supandi (kiri), Kepala Staf TNI AD Jenderal TNI Moelyono (kedua kanan) dan Kepala Staf TNI AU Marsekal TNI Hadi Tjahjanto (kanan) pada acara Upacara Parade dan Defile HUT ke-72 TNI Tahun 2017 di Dermaga Indah Kiat, Cilegon, Banten Kamis (5/10). - ANTARA/Setpres
Bagikan

Kabar24.com, JAKARTA--Rapat paripurna DPR hari ini langsung membacakan surat Presiden Joko Widodo tentang pergantian Panglima TNI.

Surat bernomor R-54/Pres/XII/2017 tanggal 3 Desember 2017 itu berisi soal pergantian pemimpin tertinggi di tubuh TNI.

Dalam surat yang dibacakan itu tertulis pengangkatan Marsekal Hadi Tjahjanto menjadi Panglima TNI dan pemberhentian ‎Jenderal Gatot Nurmantyo sebagai Panglima TNI.

Surat itu akan diserahkan kepada Komisi I DPR untuk melaksanakan agenda uji kelayakan dan kepatutan terhadap Hadi.‎

"Terhadap surat yang masuk, maka akan dibahas sesuai dengan mekanisme yang berlaku," kata Wakil Ketua DPR Fadli Zon yang memimpin rapat paripurna, Selasa (5/12).

‎Sementara itu, Wakil Ketua Komisi I DPR Tubagus Hasanuddin mengatakan, Komisi I DPR akan menggelar rapat internal untuk menjadwalkan uji kelayakan dan kepatutan terhadap Hadi. ‎

"Sesuai jadwal setelah acara (paripurna) ini kami di Komisi I akan rapat kordinasi untuk menentukan kapan acara fit and proper test," ujar Hasanuddin.

Sedangkan terkait rencana pergantian Gatot, dia mengingatkan agar panglima tersebut tidak melakukan mutasi perwira TNI. 

"Mutasi para perwira tinggi sebaiknya dilakukan oleh panglima baru agar suasana kondusif akan lebih tercipta," ujar Hasanuddin.

Dia juga mengingatkan calon panglima TNI untuk segera menyiapkan diri untuk mengikuti uji kelayakan yang akan dilaksanakan di Komisi I DPR.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

panglima tni Gatot Nurmantyo Gatot Nurmantyo
Editor : Rustam Agus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top