Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

DANA DESA: Penjatahan Dinilai Kurang Cepat Susutkan Kemiskinan

Formulasi penjatahan dana desa yang berlaku saat ini dinilai kurang cepat menurunkan angka kemiskinan.
Kurniawan A. Wicaksono
Kurniawan A. Wicaksono - Bisnis.com 10 Agustus 2017  |  08:35 WIB
DANA DESA: Penjatahan Dinilai Kurang Cepat Susutkan Kemiskinan
Karyawan menata uang rupiah di cash center sebuah bank. - JIBI/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA – Formulasi penjatahan dana desa yang berlaku saat ini dinilai kurang cepat menurunkan angka kemiskinan.

Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Masyarakat, Desa dan Kawasan Kemenko PMK Nyoman Shuida besarnya penyaluran dana desa senilai Rp120 triliun kepada lebih dari 79.000 desa sejak 2015. kurang berkorelasi positif dengan percepatan penurunan angka kemiskinan.

“Dengan kata lain, dana desa belum dapat menurunkan angka kemiskinan secara cepat,” ujarnya seperti dikutip dari laman resmi Kemenko PMK, Kamis (10/8/2017).

Deputi Bidang Pengembangan Regional Bappenas Rudy Soeprihadi mengatakan formulasi pembagian dana desa dengan proporsi 90 untuk alokasi dasar dan 10 untuk alokasi formula diduga sebagai salah satu faktor bahwa dana desa kurang berdampak pada penurunan kemiskinan.

"Kita harus membahas reformulasi seperti apa yg dapat dilakukan untuk mengurangi kesenjangan. Dengan formula 90:10 yang saat ini sudah dijalankan, dampaknya baru dapat berpotensi mengurangi kesenjangan dalam jangka waktu panjang,” kata Rudy.

Penggunaan dana desa perlu diprioritaskan untuk pemenuhan layanan kebutuhan dasar dan pemberdayaan serta pengembangan ekonomi lokal desa. Untuk mencapai hal itu diperlukan pola dan formula distribusi dan alokasi dana desa yang afirmatif dan berkeadilan khususnya untuk daerah terpencil, tertinggal, dan perbatasan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

dana desa kemenko pmk
Editor : Yusuf Waluyo Jati

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top