Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

RUU PEMILU : Pemerintah Gencar Lobi Parpol

Pemerintah masih optimistis revisi Undang-undang Pemilihan Umum bisa selesai. Lobi-lobi terus dilancarkan oleh tokoh senior dari sisi pemerintah.
Arys Aditya
Arys Aditya - Bisnis.com 03 Juli 2017  |  17:48 WIB
RUU PEMILU : Pemerintah Gencar Lobi Parpol
Ketua DKPP Jimly Asshiddiqie (kiri) bersama Ketua MPR Zulkifli Hasan (tengah) dan Menkopolhukam Wiranto (kanan) berbincang disela Forum Penyampaian Laporan Lima Tahun Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) di Jakarta, Jumat (9/6). - Antara/Puspa Perwitasari
Bagikan

Kabar24.com, JAKARTA -- Pemerintah masih optimistis revisi Undang-undang Pemilihan Umum bisa selesai. Lobi-lobi terus dilancarkan oleh tokoh senior dari sisi pemerintah.

Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto mengemukakan dirinya telah dan masih akan kembali bertemu dengan para petinggi partai politik mengenai lima aspek krusial yang masih diperdebatkan.

"Belum deadlock, belum selesai. Saya sudah melakukan pendekatan ke semua partai politik pendukung pemerintah udah diajak bicara semua. Masih ada waktu. Besok saya ketemu mereka," ujarnya di Kompleks Istana Kepresidenan, Senin (3/7/2017).

Adapun lima masalah itu adalah masalah presidential threshold, parlemential threshold, daerah pemilihan, skema pemilihan terbuka atau tertutup dam pembagian kursi atau suara di dapil.

"Itu semua sudah dibincangkan. Kita sudah bicara banyak dengan beliau, terutama para sekjen dan ketua fraksi, tinggal kita utuhkan saja bagaimana. Sekarang sedang diusahakan [kesepakatan]," kata Wiranto.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Ruu pemilu
Editor : Nancy Junita
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top