MUDIK LEBARAN 2017 : Disarankan Melintasi Tol Fungsional Saat Pagi hingga Sore

Mudik telah tiba. Momen mudik ini memang dimanfaatkan untuk pulang kampung atau berkumpul dengan sanak saudara.
Tim Jelajah Jawa-Bali 2017 | 21 Juni 2017 09:18 WIB
Kendaraan pemudik melintasi jalan tol fungsional Brebes-Batang di Batang, Jawa Tengah, Selasa (20/6). Tidak adanya lampu penerang jalan di tol fungsional tersebut membuat kondisinya gelap gulita pada malam hari. ANTARA FOTO - Akbar Nugroho Gumay

Bisnis.com, SEMARANG -- Mudik telah tiba. Momen mudik ini memang dimanfaatkan untuk pulang kampung atau berkumpul dengan sanak saudara.

Tim Bisnis Indonesia Liputan Lebaran Jelajah Jawa Bali (LL-JJB) 2017 tak melewati momen mudik Lebaran ini. Dibagi menjadi 2 tim, yakni tim Jejalah Utara dan Jelajah Selatan.

Untuk bagian Utara sendiri, kami melintasi ruas tol Jakarta-Cikampek-Cikopo-Palimanan-Palikanci-Brebes Timur sepanjang 384 kilometer.

Pada Selasa (20/1/2017) arus lalu lintas yang terbilang lengang, sehingga jarak tempuh dari Jakarta hingga Brebes Timur sekitar 3 jam hingga 3,5 jam dengan kecepatan 80 kilometer hingga 120 kilometer per jam.

Dari Brebes Timur, Tim LL-JJB bagian utara menyusuri tol fungsional yang dimulai dari Brebes Timur hingga Gringsing sepanjang 110 kilometer dengan waktu tempuh 3,5 jam hingga 4 jam.

Dari Gringsing, para pemudik keluar ke jalan nasional, lalu bisa masuk kembali jalan tol fungsional Weleri hingga Ngaliyan Semarang sepanjang 35 kilometer atau melintasi jalan nasional yakni Kabupaten Kendal lalu Semarang.

Kecepatan kendaraan di jalan tol fungsional ini maksimal hanya 40 kilometer per jam. Kondisi jalan yang bergelombang dan sempit memang sangat rawan bila dilalui kendaraan dengan kecepatan tinggi. Terlebih debu yang menutupi lapisan beton tersebut menghalangi jarak pandang.

Pemudik disarankan untuk melewati jalan tol fungsional ini pada pagi hingga sore hari. Sebab, pada malam hari, jalan tol fungsional ini minim penerangan dan marka reflektor.

Jalan di ruas tol fungsional ini merupakan perkerasan jalan timbunan + lean concrete yakni beton tebal 10 centimeter. Sementara, untuk struktur jembatan dan box selesai atau jembatan sementara untuk 2 lajur.

Tak disarankan mobil sedan untuk melintasi jalur ini karena jalan yang tak rata sehingga berpotensi terjadi benturan dengan jalan tersebut.

Tim peliput: Agne Yasa, David Eka Issetiabudi, Feri Kristianto, dan Yanita Petriella

Program liputan ini didukung oleh : Toyota Astra Motor, Bank Negara Indonesia, AirNav Indonesia, Astra Honda Motor, ASDP Indonesia Ferry, GWK Cultural Park, Jambuluwuk Hotel & Resorts, Bank Jatim, V-Kool Indonesia, XL Axiata, Coco Group, dan Perkebunan Nusantara XI.

Tag : mudik lebaran
Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top