SEMENANJUNG KOREA MAKIN PANAS: Trump Panggil Seluruh Senator ke Gedung Putih

Seluruh anggota Senat Amerika Serikat akan dipanggil ke Gedung Putih untuk mendengar penjelasan tentang Korea Utara yang dinilai sebagai langkah yang tidak biasa di AS.
John Andhi Oktaveri | 25 April 2017 11:43 WIB
Peluru kendali dibawa melewati tempat pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong Un dan pejabat tinggi lainnya dalam sebuah parade militer yang memperingati 105 tahun pendiri Korea Utara, Kim Il Sung, yang juga kakek Kim Jong Un, di Pyongyang, Sabtu (15/4/2017). - Reuters

Kabar24.com, JAKARTA--Seluruh anggota Senat Amerika Serikat akan dipanggil ke Gedung Putih untuk mendengar penjelasan tentang Korea Utara yang dinilai sebagai langkah yang tidak biasa di AS.

Rencana pemanggilan para senator itu tidak terlepas dari kekhawatiran Washington atas uji coba rudal dan nuklir Korut serta ancamannya terhadap negara tetangga di kawasan maupun Amerika Serikat.

Menurut rencana, acara tersebut akan dihadiri 100 anggota Senat, Menteri Luar Negeri Rex Tillerson, Menteri Pertahanan James Mattis, dan Direktur Intelijen Nasional Dan Coats, serta Kepala Staf Gabungan Jenderal Joseph Dunford.

Biasanya para pejabat Gedung Putih yang datang ke Kongres untuk memberi penjelasan tentang masalah keamanan nasional. Akan tetapi kali ini seluruh anggota Senat sebaliknya yang akan mendatangi Gedung Putih.

China yang merupakan sekutu utama Korea Utara sudah menyerukan agar semua pihak menahan diri.

Seruan tersebut disampaikan dalam percakapan telepon antara Presiden Xi Jinping dengan Presiden Donald Trump kemarin.

Di sisi lain, media resmi Korea Utara melaporkan mereka siap menenggelamkan kapal induk USS Carl Vinson.

Sementara Presiden Trump menegaskan bahwa Korea Utara terus menciptakan permusuhan dan ketidakstabilan di Semenanjung Korea.

Sekretaris Pers Gedung Putih Sean Spicer tidak bersedia menjelaskan rincian rencana pertemuan di Gedung Putih, demikian dikutip BBC.com, Selasa (25/4/2017).

Satu armada AS yang dipimpin kapal induk USS Carl Vinson diperkirakan akan tiba di lepas pantai Semenanjung Korea dalam beberapa hari mendatang.

China cemas dengan kemungkinan konflik terbuka di Semenanjung Korea yang bisa menyebabkan ambruknya rezim Kim Jong-un. Kondisi itu akan menyebabkan munculnya gelombang pengungsi, juga meningkatnya kehadiran AS di perbatasan Korea Utara dan China.

 

Tag : korut, Donald Trump
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top