PENCULIKAN ANAK: Penjualan Organ Hanya Hoax, Kapolri Minta Masyarakat Tenang

Isu adanya penjualan organ tubuh anak yang diculik hanyalah kabar bohong belaka.
Newswire | 23 Maret 2017 10:41 WIB
Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian melambaikan tangan ketika meninjau tempat pemungutan suara Pilkada DKI Jakarta di TPS 3 Pulo, Kebayoran Baru, Jakarta, Rabu (15/2). - Antara/Wahyu Putro A

Kabar24.com, JAKARTA - Isu adanya penjualan organ tubuh anak yang diculik hanyalah kabar bohong belaka.

Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian meminta masyarakat untuk tidak termakan isu dan menjadi resah atas maraknya kabar penculikan anak dan penjualan organ tubuh di media sosial.

"Beritanya hoax (bohong). Jadi kami minta masyarakat tidak perlu khawatir. Orang tua jangan khawatir, lakukan kegiatan seperti biasa. Tingkatkan kewaspadaan tapi jangan over reaktif dan panik," kata Kapolri Jenderal Tito Karnavian di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (23/3/2017).

Dalam menelusuri isu tersebut, pihaknya sudah mengecek sejumlah daerah untuk memastikan kebenaran informasi. "Saya sudah cek di Manado, Sumut, dan beberapa tempat lain termasuk di Jakarta, isu tersebut tidak benar," katanya.

Mantan Kapolda Metro Jaya ini pun menengarai isu tersebut sengaja digulirkan oleh pihak yang tak bertanggung jawab untuk menimbulkan keresahan di masyarakat.

Sebelumnya isu praktik penculikan anak disertai dengan praktik jual beli organ tubuh dengan harga tinggi menjadi viral di media sosial. Netizen pun resah menyikapi isu yang berkembang di media sosial tersebut.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kapolri, penculikan

Sumber : Antara
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top