Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Ade Komarudin Tak Pernah Pimpin Rapat Soksi, Konsolidasi Terganggu

Tokoh senior Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (Soksi) Oetojo Oesman menilai bahwa tanpa konsolidasi dan organisasi maka organisasi penopang kekuatan Partai Golkar itu akan rusak.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 23 Februari 2017  |  18:35 WIB
Ade Komarudin Tak Pernah Pimpin Rapat Soksi, Konsolidasi Terganggu
Ketua DPR Ade Komarudin - Antara
Bagikan

Kabar24.com, JAKARTA--Tokoh senior Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (Soksi) Oetojo Oesman menilai bahwa tanpa konsolidasi dan organisasi maka organisasi penopang kekuatan Partai Golkar itu akan rusak.

Penilaian dari mantan Menteri Kehakiman era Orde Baru itu disampaikannya sebagai bentuk kritik karena selama hampir dua tahun Ade Komaruddin (Akom) memimpin Soksi tidak sekalipun membuat rapat harian. Apalagi rapat pleno (lengkap) yang diikuti seluruh pengurus Soksi, ujarnya.

"Kalau rapat satu-dua orang, kami tidak tahu apakah ada atau tidak. Tetapi yang kami ketahui, sudah hampir dua tahun, tidak pernah ada rapat harian dan rapat pleno," kata Oetojo kepada wartawan, Kamis (23/2/2017).

Menurutnya, mantan ketua DPR yang terpilih memimpin Soksi melalui Munas di Cilegon, 21-23 Mei 2015 itu kini tidak jelas arahnya karena tidak pernah melakukan konsolidasi dan rapat-rapat.

"Bagaimana organisasi bisa berjalan kalau tidak pernah rapat. Ini kan merusak organisasi. Kaderisasi dan konsolidasi tidak jalan," ujarnya.

Selain itu dia menyayangkan Soksi yang terpecah menjadi tiga kepemimpinan saat ini, yakni pimpinan Ade Komarudin, Soksi pimpinan Rusli Zainal dan Soksi pimpinan Lawrence TP Siburian.

Di tempat terpisah, Ketua Penyelenggara “Munas Soksi Bersatu” Achmad Mosetahid Astari mengemukakan organisasi itu akan menggelar Musyawarah Nasional (Munas) bersama di Surabaya, 31 Maret hingga 2 April 2017.

Munas tersebut akan mengabungkan tiga Soksi yang memiliki kepemimpinan berbeda.

Achmad menjelaskan Munas bersama didasarkan kesepakatan bersama tiga pimpinan Soksi. Kesepakatan itu dibuat 8 Desember 2016 lalu.

Achmad berpandangan Munas sebagai salah satu solusi untuk mempersatukan kembali Soksi yang terpecah menjadi tiga. Pihaknya optimis Munas bersama akan berjalan lancar dan sesuai rencana.

Dia mengemukakan dengan adanya Munas bersama tersebut maka ketiga kepengurusan Soksi yang ada selama ini dinyatakan dibekukan (status quo).

Seluruh kegiatan dan tindakan administrasi Soksi diambilalih oleh Tim Konsolidasi Soksi Bersatu (TKSB) yang dipimpin Oetojo Oesman selaku Pembina dan Achmad Mosetahid Astari selaku Ketua.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

soksi Ade Komarudin
Editor : Rustam Agus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top