Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Usai Serangan Bom, Kemenlu: Tunda Perjalanan ke Afganistan!

Kementerian Luar Negeri meminta seluruh warga negara Indonesia mempertimbangkan kembali perjalanan ke Afganistan hingga situasi membaik setelah serangan bom di dua lokasi berbeda.
Lili Sunardi
Lili Sunardi - Bisnis.com 12 Januari 2017  |  12:28 WIB
Tentara Afganistan dan Tentara NATO memeriksa bangunan yang rusak akibat serangan bom, Kamis (10/11/2016).  - Reuters
Tentara Afganistan dan Tentara NATO memeriksa bangunan yang rusak akibat serangan bom, Kamis (10/11/2016). - Reuters

Kabar24.com, JAKARTA - Kementerian Luar Negeri meminta seluruh warga negara Indonesia mempertimbangkan kembali perjalanan ke Afganistan hingga situasi membaik setelah serangan bom di dua lokasi berbeda.

Dalam keterangan resminya, Kementerian Luar Negeri menyebut masih terus memantau perkembangan situasi di Afganistan pascaserangan bom 10 Januari 2017. Hingga saat ini, belum ada laporan mengenai warga negara Indonesia yang menjadi korban dari serangan tersebut.

“KBRI Kabul terus memantau perkembangan situasi, dan mengimbau warga negara Indonesia untuk mempertimbangkan perjalanan hingga situasi lebih baik. Bagi warga negara Indonesia yang berada di Afganistan, agar senantiasa melakukan komunikasi dengan KBRI,” isi keterangan resmi itu, Kamis (12/1/2017).

Kementerian Luar Negeri juga menyampaikan simpati dan duka cita mendalam kepada para korban. Pemerintah pun berkomitmen untuk terus mendukung upaya memerangi aksi teror di seluruh dunia.

Selain itu, Indonesia juga mengecam serangan bom di Afganistan yang terjadi di dua lokasi berbeda, dengan target sejumlah pejabat tinggi negara tersebut. Serangan bom pertama dilaporkan ditujukan kepada rombongan anggota parlemen di Kabul, dan menewaskan 30 orang, serta 80 orang lainnya mengalami luka-luka.

Pada hari yang sama juga terjadi serangan bom di Kandahar, dengan target pejabat pemerintahan bersama diplomat asing. Serangan itu pun menyebabkan sejumlah orang tewas dan luka-luka.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

wni kemenlu afganistan
Editor : Yusuf Waluyo Jati

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

To top